Jelang Ramadhan, Pengusaha Warem dihimbau tutup sementara usahanya

Jelang Ramadhan, Pengusaha Warem dihimbau tutup sementara usahanya

heru pranoto

Oleh : Ray, Tedi

Serang,Djapos.com – Seiring datangnya bulan suci Ramadhan 1436 Hijriyah, Kecamatan Serang Baru Kabupaten Bekasi belum lama ini telah memberikan himbauan kepada seluruh pemilik warung remang-remang (warem-red) yang berada di wilayah Serang Baru agar kiranya mematuhi himbauan yang sudah ditetapkan untuk segera dipatuhi dan laksanakan, demi kenyamanan umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa ditahun ini.

Saat dimintai keterangannya mengenai hal ini, Heru Pranoto, ST, selaku Mantri Polisi Kecamatan Serang Baru, membenarkan bahwa Kecamatan Serang Baru belum lama ini sudah mengeluarkan surat edaran berupa himbauan kepada para pengusaha warem yang berada di wilayah Serang Baru agar kiranya mau menutup usahanya selama bulan puasa. Surat himbauan tersebut juga sudah disebarluaskan dan dipasang disetiap warung yang berada di Desa Jayasampurna yang dikenal dengan sebutan Warung Tablo dan juga di Desa Sirnajaya yang dikenal dengan sebutan Warung Tanggul.

“Untuk itu kita jauh-jauh hari sudah menyebarkan surat edaran tersebut, dan surat edarannya juga sudah ditetapkan dan dikeluarkan sejak tanggal 10 juni 2015, jadi pengusaha warem, terhitung mulai tanggal 17 juni 2015 sampai 31 juli 2015 sudi kiranya untuk mematuhi himbauan yang dikeluarkan oleh Kecamatan Serang Baru.” Lanjut Heru.

Hal ini dilakukan agar para pengusaha warem tersebut ikut menghargai datangnya bulan suci Ramadhan 1436 hijriyah. “Bahkan selama tutup, lokasi warung tidak diperbolehkan dan dipergunakan untuk kegiatan apapun, namun jika ketentuan surat himbauan tersebut tidak di indahkan oleh pengusaha warem, maka akan dilakukan penutupan atau pembongkaran bangunan.” Tegas Heru kepada djapos.com

Ditempat terpisah, menanggapi hal ini, Jakaria selaku Kordinator Wilayah (Korwil-red) Laskar Merah Putih Kabupaten Bekasi, menuturkan bahwa “dengan adanya surat himbauan kepada pengusaha warem yang berada di Serang Baru, jelas merupakan bentuk kepedulian nyata dan penghormatan kepada umat Islam yang akan menjalankan ibadah puasa, untuk itu saya sangat mengapresiasi surat himbauan tersebut. Namun alangkah baiknya himbauan ini juga dilakukan oleh pemerintah daerah kabupaten Bekasi yang ditujukan kepada para pengusaha besar tempat hiburan malam kalangan menengah atas dan bukan hanya ditujukan ke pengusaha warem saja.”

“Masih banyak hotel serta salon kecantikan dan juga tempat karaoke yang jelas-jelas berbau maksiat tetap saja dibiarkan buka dan tidak mendapatkan sanksi apa-apa, untuk itu saya menghimbau kepada pemerintah daerah khususnya kepada Bupati Bekasi, agar kiranya bertindak lebih tegas kepada para pengusaha nakal tempat hiburan malam yang sering membandel, dan bila perlu diberikan sanksi keras berupa penutupan dan pembongkaran secara paksa apabila tidak menghormati datangnya bulan suci Ramadhan,” lanjut Jaka kepada djapos.com

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *