Bahas Dana Desa, Rakor Dinilai Kurang Maksimal

Pembahasan Dana Desa 2015 di Kab. Bekasi

Rakor Dinilai Kurang Maksimal

Jpeg

Oleh : Ray. RA, Tedi

Bekasi, Djapos.com – Dalam rangka meningkatkan kualitas kerja Aparatur Desa, Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) menyelenggarakan rapat kordinasi penyelenggaraan Pemerintah Desa Tahun 2015 dengan Kepala Desa dan juga Forum BPD, terkait dana Desa yang diselenggarakan di Hotel Grand Cikarang, Senin (06/7/2015).

Rapat kordinasi penyelenggaraan pemerintahan desa tentang peruntukan serta pengalokasian dana desa yang di selenggarakan oleh BPMPD tersebut, dibuka oleh Bupati Bekasi dr. Neneng Hasanah Yasin.

Dalam sambutannya, Bupati Bekasi mengatakan, “Untuk pengalokasian dana Desa, baik itu dari APBD dan juga APBN yang akan segera turun dari Pemerintah Pusat, jangan sampai ada kecurangan dan tidak sesuai dengan aturan. Untuk itu saya menghimbau kepada para Camat untuk ikut membina serta mengawasi dalam pelaksanaannya, karena pemanfaatan anggaran tersebut haruslah disesuaikan dengan anggaran yang sudah ditetapkan.”

“Tidak lama lagi pemerintah pusat, akan segera mencairkan dana Desa sebesar Rp 300 juta untuk 2 tahap kepada tiap-tiap desa. Untuk itu saya menghimbau kepada Kepala Desa agar dana tersebut dipergunakan dengan sebaik-baiknya. Untuk program Rumah Tidak Layak Huni (RUTILAHU-red) akan ada penambahan anggaran yang tadinya hanya Rp 10 juta menjadi Rp 15 juta. Penambahan anggaran tersebut, peruntukannya diwajibkan untuk pembuatan WC dan juga septic tank,” Jelas Neneng kepada djapos.com

Ditempat terpisah, Zuli Zulkifli selaku Ketua Forum Badan Permusyawaratan Desa (F-BPD) menyayangkan acara yang dibuat oleh BPMPD tidaklah sesuai dengan tema. “Harapan kita hari ini kepala desa dan BPD satu visi terkait dana Desa dari APBN atau Pemerintah Pusat, agar dalam pengelolaan dan pengawasan bisa sama-sama satu pemahaman. Dengan bahan yang hanya lima menit terkait rakornya dan sisanya malah di isi dengan masalah ke agamaan jelas tidak mungkin acara ini bisa mencapai target dan saya sangat kecewa dengan BPMPD yang mengadakan acara ini,” Ungkap Zuli.

“Acara hari ini bukan saja kurang jelas tapi tidak akan maksimal, karena hari ini kita bertemu bersama dengan Pemerintah Desa dan Pemerintah Daerah guna membahas dan mengetahui tentang pengelolaan serta pengawasan komponen-komponen dari pada anggaran tersebut, kalau acaranya hanya seperti ini jelas tidak akan mencapai target.” Tutur Zuli kepada djapos.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *