Kelik Miyarto : Pengelola RPTRA Harus Bekerja Dengan Hati

Kelik Miyarto, Kepala KPMP Jakarta Selatan

Pengelola RPTRA Harus Bekerja Dengan Hati

 kelik 2

Oleh : Goesti, Ly

Jakarta, Djapos.com – Pemerintahan Kota Administrasi Jakarta Selatan baru-baru ini mengadakan rekrutmen seleksi untuk pengelola Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA), Selasa (16/2). Adapun Proses penjaringannya dilaksanakan oleh Tim Independen Task Force dari Provinsi DKI Jakarta.

Pada kesempatan itu, kegiatan Rekrutmen Pengelola RPTRA dibuka langsung oleh Wali Kota Jakarta Selatan Tri Kurniadi di Ruang Pola Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Selasa (16/2). Rekrutmen yang diikuti 154 orang itu, akan diambil 54 untuk pengelola 9 RPTRA di Jakarta Selatan yang sudah berjalan.

“Berbagai pengetahuan mereka diuji, ini sesuai harapan Gubernur DKI Jakarta agar RPTRA dikelola secara profesional dan orang- orang yang punya hati serta komitmen kuat untuk mengelola RPTRA secara betul-betul,” tutur Tri.

Proses perekrutan tersebut, diawali dari penerimaan surat lamaran yang ditujukan kepada Kepala KPMP Jakarta Selatan. Pelamar minimal lulusan SLTA, memiliki KTP DKI Jakarta dan diutamakan yang berdomisili disekitar RPTRA . Sedangkan Tahap keduanya adalah wawancara, dan setelahnya adalah pelatihan. Jika pada saat pelatihan ada peserta yang tidak hadir, maka peserta dianggap gugur.

Peserta yang lulus sebagai pengelola RPTRA akan bekerja selama dua tahun dari pukul 06.00-22.00 WIB dengan sistem sift untuk merawat gedung, membersihkan sarana dan prasarana, menjaga lingkungan dan membuat kegiatan dalam RPTRA. Untuk jasanya itu mereka akan menerima gaji sebesar Upah Minimum Provinsi (UMP) yakni Rp 3,1 juta.

“Yang diharapkan dari calon pengelola RPTRA hasil rekrutmen ini ialah calon-calon yang profesional, cerdas, peduli dan komit terhadap RPTRA,” ujar Kelik Miyarto, Kepala Kantor Pemberdayaan Masyarakat (KPMP) Jakarta Selatan, usai upacara pembukaan Rekrutmen Calon Pengelola RPTRA di Ruang Pola Kantor Walikota Jakarta Selatan.

Kelik juga menuturkan bahwa yang akan terpilih nantinya adalah mereka yang akan bekerja dengan sepenuh hati. Dari 154 peserta yang mengikuti seleksi akan dipilih 54 orang untuk menjadi pengelola sembilan RPTRA yang telah diresmikan di Jakarta Selatan.

“Seperti apapun cerdasnya, bila tidak memberi pelayanan dengan hati atau pelayanan prima, tidak akan dipilih.” pungkas Kelik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *