Dilaporkan Diculik Ternyata Siswi SMK Kabur Dengan Pacar

Dilaporkan Diculik Ternyata Siswi SMK Kabur Dengan Pacar

berita jabodetabek 54

Oleh : Goesti

Jakarta, Djapos.com – Siswi SMK bernama Nuria Puji Lestari (16) yang sebelumnya sempat dikabarkan diculik orang tak dikenal, akhirnya berhasil ditemukan oleh polisi di kawasan Cisarua, Puncak, Jawa Barat. Remaja putri tersebut ditemukan dalam keadaan sehat pada Senin malam, bersama seorang pria. Nuria yang sempat dilaporkan hilang pada Minggu (06/3/2016) malam, setelah orang tuanya menerima SMS yang menyatakan anaknya diculik ternyata sebenarnya justru kabur bersama pacarnya.

“Sebenarnya bukan penculikan, tapi kabur bersama pacarnya yang berinisial MF (16). Motif mereka kabur karena hubungannya tidak direstui orang tua perempuan,” papar Kapolsek Pasar Minggu Kompol Zaky Nasution saat jumpa pers di Mapolsek Pasar Minggu, Jl Raya Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (08/3/2016). Jumpa pers itu dihadiri pula oleh Budianto, ayah Nuri.

Sejoli yang baru berpacaran 8 bulan ini ditemukan aparat pada Senin (07/3/2016) sekitar pukul 22.30 WIB di sebuah warung di Cianjur. Mereka langsung di bawa ke Mapolsek Pasar Minggu.

Mereka lari ke kawasan Puncak, Cianjur, Jawa Barat, dengan menumpang bus. Mereka juga mengirimkan SMS penculikan Nuri agar orang tua Nuri tak menyalahkan MF.

“Alasannya supaya tidak menyalahkan atau menuduh pacarnya,” ujar Zaki.

Ayah Nuri, Budianto, mengaku bersyukur anaknya bisa kembali dengan selamat. Ia tak menyetujui hubungan anaknya dengan MF karena keduanya masih duduk di bangku sekolah.

“Awalnya saya panik waktu mengira anak saya diculik. Saya tidak menyetujui hubungan anak saya karena masih sekolah,” kata Budi yang mengaku tak mengenal MF.

Atas perbuatannya itu, MF dapat dijerat pasal 332 KUHP yakni membawa lari anak belum dewasa tanpa izin orang tua dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Sebelumnya, Nuri dilaporkan hilang oleh orang tuanya ke Polsek Pasar Minggu pada Minggu (06/3/2016) malam. Sebelum dilaporkan hilang, orang tua menerima SMS dari nomor Nuri yang menginformasikan anaknya seolah-olah diculik.

Dalam SMS itu, Nuri memberitahu kedua orang tuanya bahwa ia dibawa oleh seorang perempuan lalu ditempatkan di sebuah rumah kosong, sebelum akhirnya ponselnya mati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *