Jembatan Rp 1 M Penghubung Antar Desa di Kab Bekasi Cuma Bertahan dalam Hitungan Bulan

Jembatan Rp 1 M Penghubung Antar Desa di Kab Bekasi Cuma Bertahan dalam Hitungan Bulan

 jembatan penyebrangan ok

Oleh : Ray, R.A

Bekasi, Djapos.com – Jembatan penghubung yang belum lama dibangun antara Desa Sukaragam dengan Desa Sirnajaya yang berada di Kampung Cipalahlar RT. 010/05 Desa Sukaragam Kecamatan Serang Baru Kabupaten Bekasi kondisinya sangat memprihatinkan. Pasalnya proyek yang mencapai 1 milyar tersebut didanai dari duit APBD melalui tender Dinas DBMPSDA tahun 2015 dan dikerjakan oleh CV. Danu & CO, namun pengerjaannya terkesan asal jadi.

Saat dimintai keterangan terkait proyek jembatan yang amblas tersebut, Agus Subarna yang pada waktu itu menjabat sebagai PPTK mengatakan, bahwa pihaknya sudah memanggil kontraktor untuk segera memperbaikinya.

“Proyek tersebut masih menjadi tanggungjawab dari pihak kontraktor dan surat jaminannya juga masih ditangan saya dan belum saya tanda tangani sampai saat ini,” jelas Agus kepada djapos.com

Ditempat terpisah, Daim selaku pelaksana kegiatan proyek jembatan tersebut saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa saat amblas pertama kali sudah saya perbaiki dengan melakukan pengaspalan. Dan jika terjadi amblas lagi itu dikarenakan jalannya sering dilalui oleh mobil besar seperti truk,” kata Daim kepada djapos.com.

Ambalasnya jembatan Cipalahlar juga mendapat perhatian khusus dari Laskar Merah Putih (LMP) Kabupaten Bekasi. Agus Tri selaku Ketua LMP menilai bahwa kegiatan proyek yang didanai dari sumber dana APBD tersebut seharusnya diawasi dengan serius oleh intansi terkait.

“Untuk itu saya bersama LMP Kab Bekasi akan pantau terus sampai sejauh mana tanggung jawab kontraktor dan kami juga akan melakukan pengawasan terhadap dinas terkait agar tidak ada yang “masuk angin”,’ tuturnya Agus Tri.

Jika terjadi kecurangan dalam pelaksanaannya, harus segera ditindak secara tegas dan bukannya dibiarkan saja.

“LMP Tidak akan segan-segan melaporkan masalah ini ke Kejaksaan Negeri, BPK RI dan juga KPK,” pungkas Agus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *