Polres Metro Bekasi Gelar Perkara Terduga Intel Kajari Gadungan

 foto-berita-110-ok

Oleh : Ray, Her

Bekasi, Djapos.com – Polres Metro Bekasi menggelar press release tentang kejadian tindak pidana penipuan dan pemerasan oleh NS (49) yang mengaku sebagai Intel Kejaksaan Negeri (Kajari) Cikarang, di kantor Polres Metro Bekasi, Jum’at (06/01/2017) kemarin.

NS yang merupakan Intel Kajari gadungan itu telah melakukan tindak pidana penipuan dan pemerasan terhadap Hj. SN (43) seorang Kepala Desa Cilangkara, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi.

Menurut Kapolres Metro Bekasi, Kompol Asep Adisaputra, SH,S.I.K,M.H,M.Si, bahwa pada hari Jum’at, tepatnya tanggal 23 Desember 2016 sekitar pukul 11.00 WIB, pelaku NS mendatangi korban Hj. SN (43).

“Kepada korban pelaku mengaku sebagai anggota Intelejen Kajari Cikarang, sambil menunjukkan surat tugas untuk keperluan sosialisasi bahaya laten KKN, serta melindungi dan menyelamatkan aset Negara, sekaligus mencari informasi berbagai kejadian yang berkaitan dengan unsur KKN,” kata Kompol Asep.

Lanjut Kapolres, bahwa korban yang bernama Hj. SN merasa sangat curiga dan sempat takut kepada pelaku. Kemudian setelah dilakukan pengecekan ke Kejaksaan Negeri Cikarang, orang tersebut ternyata bukanlah anggota Intelejen Kajari Cikarang.

“Dan Pada hari Jumat (30/12/2016) pelaku menemui kembali si korban dan setelah itu menerima amplop yang di duga berisikan sejumlah uang. Tak lama kemudian tim gabungan dari unit Intel Polsek Serang Baru beserta Kasi Intel dari Kejaksaan Negeri Cikarang langsung segera menangkap serta mengamankan si pelaku,’ papar Kapolres Metro Bekasi.

  1. Selanjutnya pelaku beserta barang bukti , yaitu :
  2. Satu buah tas gendong warna htam merk Alien.
  3. Satu bendel dokumen palsu (surat perintah monitoring dari kejaksaan dan surat tugas).
  4. Satu potong kaos yang bertuliskan Kejaksaan.
  5. Satu buah topi berlogo Kejaksaan.
  6. Satu buah ID Card Kejaksaan.
  7. Satu lembar tanda bukti penjualan buku ke dinas terkait
  8. Satu unit sepeda motor merk Yamaha No. Pol: B 3644 FWK beserta STNK dan kunci kontak.
  9. Satu unit handphone merk Nokia.
  10. Satu unit handphone merk Samsung.
  11. Satu unit kamera merk Sony.
  12. Dua buah buku kumpulan Peraturan Menteri Dalam Negri/Gubernur tentang Desa dan juga kumpulan peraturan perundang-undangan RI Tahun 2015 tentang Desa.
  13. Uang tunai sebesar Rp. 200.000,-

Semua barang bukti langsung diamankan oleh Polsek Serang Baru dan setelah itu di serahkan kepada Polres Metro Bekasi untuk dilakukan pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut.

Dari hasil pengembangan, si pelaku sudah cukup lama melakukan perbuatan dengan modus menjual buku kepada Kepala Desa serta intansi pemerintahan lain. Yaitu dengan cara sambil menunjukan surat tugas dari Kejaksaan maupun sebagai wartawan.

“Terkait perbuatannya, pelaku akan dikenakan pasal berlapis, yaitu pasal 378 dan pasal 368 KUHP dengan ancaman hukuman pidana selama 9 tahun penjara,” tutup Kapolres disela press release.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *