Gelar Rapat Presidium, FPII Siapkan Aksi Demo Lanjutan Tolak Verifikasi Dewan Pers

 foto berita head-40-6

Forum Pers Independen Indonesia (FPII) saat menggeruduk gedung Dewan Pers (DP) dan DPR RI, pada senin (20/03/2017) lalu terkait penolakan kebijakan Dewan Pers (DP) yang akan melakukan verifikasi serta barcode kepada media. (dok/DJP/goes)

Jakarta, Djapos.com – Aksi Forum Pers Independen Indonesia (FPII) yang menggeruduk gedung Dewan Pers (DP) dan DPR RI, pada senin (20/03/2017) lalu terkait penolakan kebijakan Dewan Pers (DP) yang diviralkan tidak kurang dari 56 media online dan 9 media dipandang FPII sangat serius.

Kasihhati selaku Ketua Presidium FPII mengatakan, bahwa FPII akan menggelar aksi lanjutan kedua dengan jumlah massa dari insan pers yang jauh lebih besar dan dengan tuntutan tegas pada awal April mendatang.

“Kita tidak akan menunggu lama, dimana aksi kedua akan digelar FPII awal bulan April ini. Tentunya dengan massa insan pers yang lebih banyak dari seluruh wilayah di Indonesia.” ucap Kasihhati selaku Ketua Presidium FPII dalam rapat presidium dengan pengurus harian Setnas FPII di Jakarta (23/03/2017) kemarin sore.

Lanjut Kasihhati, bahwa FPII bukan musuh DP. Hadirnya FPII sebagai kontrol kinerja DP sekaligus menolak kebijakan kebijakan DP yang dianggap menyimpang dari UU Pers No.40/1999 terkait kemerdekaan pers.

“Secara pribadi, kami tidak ingin membubarkan Dewan Pers. Akan tetapi kami ingin para pengurus DP itu melek dalam memahami UU Pers yang berlaku. Bahwa jurnalis berdiri pada independen dan penyaji komunikasi informasi faktual,” kata Kasihhati.

Tidak jauh berbeda dengan Kasihhati, Ketua Pengurus Harian Setnas FPII, Mustofa Hadi Karya atau yang sering disapa Bung Opan membenarkan akan adanya aksi kedua FPII tersebut.

“Ya benar itu akan ada aksi lanjutan dari FPII. Kami baru saja menggelar rapat presidium dan pengurus harian Setnas FPII. Banyak hal yang kami godok, termasuk aksi kedua FPII dan rencana Deklarasi FPII di bulan April nanti,” papar Opan.

Masih menurut Opan, ketua Komisi I DPR RI, Dr Abdul Kharis Almasyari mengatakan kaget mendengar soal verifikasi media yang dilakukan DP. dan kebijakan DP yang menurutnya sudah salah kaprah saat ditemui diruang kerja ketua komisi I oleh tiga (3) orang perwakilan pengurus harian Setnas dari deputi FPII bidang organisasi, Jaringan dan Deputi Kajian, senen (20/3).

Reporter : Goes, Ray

Foto : dok/DJP/r4y/goes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *