Sambut Bulan Dirgantara, TNI-AU Gelar Drone KASAU CUP 2017, Pertama di Indonesia dan Asia

 

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenau) yang baru Marsma TNI-AU Jemi Trisonjaya yang membuka acara tersebut mengatakan, bahwa pertandingan drone ini bertepatan dengan Bulan Dirgantara TNI-AU tahun 2017. 
(dok/DJP/RDI/Ich)

Jakarta, Djapos.com – Perkembangan teknologi drone (pesawat tanpa awak yang menyerupai pesawat terbang atau juga helikopter) saat ini sudah menjangkau tahap komersialisasi dimana masyarakat luas memiliki akses terhadap teknologi tersebut.

Drone merupakan suatu potensi kedirgantaraan yang relatif baru, dimana tumbuh rasa kecintaan masyarakat yang semakin meluas terhadap olahraga kedirgantaraan.

Maka dirasa perlu diadakan sebuah kegiatan kompetisi guna meningkatkan kemampuan serta semakin tersebar luasnya fungsi dan kemampuan drone.

Kompetisi ini digagas oleh TNI-AU dan juga elemen drone nasional seperti Asosiasi Pilot Drone Indonesia (APDI), Indonesia Drone Racing Federation (IDRF) dan Federasi Aero Sport Indonesia (FASI). Kompetisi tersebut dinamakan Drone Kasau Cup (DKC) 2017.

foto berita 3-15

Ferdy Anggriya Ketua Panitia Drone Kasau Cup (DKC) 2017. (dok/DJP/RDI/Ich)

Ferdy Anggriya selaku Ketua Panitia menyatakan, bahwa Drone Kasau Cup (DKC) 2017 ini baru pertama kali di Indonesia.

“Drone Kasau Cup (DKC) 2017 ini mungkin baru pertama kali diadakan di Indonesia dan juga Asia,” Kata Om Ferdy panggilan akrabnya saat sesi wawancara setelah acara pembukaan, Kamis (06/04/2017) di Wisma Aldiron, Gatot Subroto, Jakarta Selatan..

Masih menurut Ferdy, peserta yang diadakan pada pada tanggal 6-9 April 2017 tersebut dibagi beberapa kategori lomba. Baik tingkat nasional maupun dari berbagai negara Asia antaralain Malaysia, Brunei dan

beberapa negara lainnya, yaitu :

  1. FPV Racing, Peserta menerbangkan drone melalui beberapa airgate dan rintangan, pemenang ditentukan melalui waktu terbaik.
  2. Freestyle Acrobatic, Peserta menerbangkan drone dengan menunjukkan ketrampilannya dalam mengendalikan drone freestyle.
  3. Drone Challange, Peserta menerbangkan drone melalui beberapa airgate rintangan berupa Limbo Gawang, Stop and Go Landing Spot, serta melingkari tiang. Dinilai dengan catatan waktu tercepat serta rintangan yang berhasil dilalui.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenau) yang baru Marsma TNI-AU Jemi Trisonjaya yang membuka acara tersebut mengatakan, bahwa pertandingan drone ini bertepatan dengan Bulan Dirgantara TNI-AU tahun 2017.

“Kegiatan lomba ini sebenarnya ingin mengenalkan tentang kedirgantaraan. Karena drone juga tidak terlepas dari dunia dirgantara. TNI-AU ingin mengajak masyarakat untuk berpartisipasi khususnya untuk kegiatan drone yang didominasi anak-anak muda,” kata Marsma  Jemi saat diwawancara setelah acara pembukaan.

Panitia Drone Kasau Cup (DKC) 2017. (dok/DJP/RDI/Ich)

Turut hadir dalam pembukaan acara Drone Kasau Cup (DKC) 2017 ini antara lain pengurus Asosiasi Pilot Drone Indonesia (APDI) seperti Awi Wicaksono selaku Ketua Umum dan Fajar selaku Ketua Harian, Asha Saelan selaku Ketua Umum Indonesia Drone Racing Federation (IDRF) dan Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) serta undangan lainnya.

Pembukaan Drone Kasau Cup (DKC) 2017 yang sederhana tapi cukup menjadi pusat perhatian . (dok/DJP/RDI/Ich)

Event lomba yang diadakan selama 4 hari ini juga disponsori oleh Discovery Kartika Plaza Hotel Bali, Wellcome Shop, Garuda Visi Nusantara, Wook!, B2B, My Spic, dan Dutha Clean. Dan sebagai media partner adalah I News TV dan Djaja Pos Media Online Independen Nasional.

 

Reporter : RDI

Fotographer : Ichan

Foto : dok/DJP/RDI/Ich

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *