Ribuan Jama’ah Hadiri Tabligh Akbar dan Peresmian Ponpes Riyadhul Jannah

berita foto 130-2

Pondok Pesantren (Ponpes) Yayasan Riyadhul Jannah An-Namirah di Kampung Jagawana RT. 004/002 Desa Sukarukun, 
Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat

Bekasi, Djapos.com – Tabligh akbar dan peresmian Pondok Pesantren (Ponpes) Yayasan Riyadhul Jannah An-Namirah yang di selenggarakan halaman Masjid An-Namirah pada Minggu (16/04/2017) pagi kemarin dihadiri oleh ribuan jama’ah dan berlangsung khidmat.

Acara tersebut diresmikan langsung oleh Hj. Ine Sri Juliantini, SH, sebagai donatur tetap yang berdomisili diwilayah Bogor Jawa Barat dan juga dengan melakukan pemotongan pita serta penandatanganan prasasti.

berita foto 130Selain dihadiri oleh pengurus Ponpes, acara yang diselenggarakan di Kampung Jagawana RT. 004/002 Desa Sukarukun, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat itu juga dihadiri oleh jajaran Muspika Kecamtan Sukatani, serta dihadiri pula oleh AlHabib Jamal bin Toha Ba’gil dari Batu Malang Jawa Timur, Habib Ali bin Abdullah ALKaaf dari Condet Jakarta serta Dr. KH. Anwar Sanusi dari Bogor.

Dalam sambutannya pengasuh Ponpes Riyadhul Jannah, KH. Amir Ma’ruf, ZE memaparkan, bahwa dengan diresmikannya Ponpes Riyadhul Jannah dan Masjid An-Namirah, dapat dijadikan wadah untuk dapat menimba ilmu agama.

berita foto 130-5“Tentu saya sebagai pengasuh ponpes sangatlah bahagia dengan diresmikannya Ponpes Riyadhul Jannah dan Masjid An-Namirah di kampung ini. Semoga dapat dijadikan wadah untuk kita serta anak kita dalam menimba ilmu agama. Sehingga setelah mereka lulus nanti dapat mengamalkan ilmunya dan menjadi ulama dan umaro di kemudian hari,” kata KH. Amir.

Hal senada juga disampaikan oleh Ma’rup Soupani, HA selaku Kepala Desa Sukarukun, yang sangat berterima kasih dengan didirikannya Ponpes Riyadhul Jannah An-Namirah.

berita foto 130-3“Mudah-mudahan dengan berdirinya ponpes ini, kedepannya Desa Sukarukun dapat memiliki banyak Ulama serta Umaro yang cukup mumpuni, sehingga desa kita dapat dijadikan cermin bagi desa-desa yang lain dengan mengedepankan masyarakat yang agamis serta islami,” tutur Ma’rup.

 

Reporter : r4y

Foto : dok/DJP/r4y

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *