Undang Dinas PUPR, Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi Lakukan ‘Offside’

foto berita 139
Suasana Rapat kerja di Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi dengan Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang(PUPR).

 

Cikarang, Djapos.com – Ada pemandangaan yang tak lazim pada saat rapat kerja di Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi dengan Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan. Rapat kerja yang dilaksanakan hari Kamis (08/06/2017) itu, Komisi IV turut mengundang Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang(PUPR) Kabupaten Bekasi, Adang Sutrisno.

Kehadiran Adang Sutrisno mendapat respon keras dari Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi. Sekretaris Komisi III, Cecep Noor menyatakan tindakan Adang menunjukam pelecehan terhadap lembaga DPRD khusunya Komisi III selaku mitra kerja Dinas PUPR.

“Ini benar-benar melecehkan Komisi III, kami yang sudah dua kali mengundang Kepala Dinas PUPR untuk rapat kerja akan tetapi yang bersangkutan mangkir alias tidak hadir. Namun ini malah tiba-tiba hadir rapat di Komisi IV, apa itu bukan melecehkan,” tegas pria dari partai berlambang Ka’bah ini.

Dikatakan Cecep, bila dalam waktu dekat, Adang tetap tidak penuhi panggilan Komisi III, pihaknya mengaku akan melakukan tindakan tegas.

“Akan kita ramein, kita punya Satpol PP buat jemput paksa si Adang,” tutupnya.‎

Diketahui, Adang Sutrisno tiba-tiba muncul di Gedung DPRD Kabupaten Bekasi. Namun dia hadir bukan untuk memenuhi panggilan Komisi III yang diketahui telah me‎manggilnya sebanyak tiga kali, melainkan justru masuk ke ruang rapat Komisi IV.

Padahal, mitra kerja Dinas PUPR adalah Komisi III, tidak ada sangkutannya dengan Komisi IV yang notabene bermitra dengan Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Tenga Kerja, Dinas Sosial, Diskominfo dan BPBD.

Sementara itu Ketua Komisi IV, Anden menyatakan bahwa kehadiran Adang selaku Kepala Dinas PUPR dalam rapat kerja dengan Komisi IV dalam rangka sinkronisasi pembangunan puskesmas dan pembangunan ruang kerja kepala sekolah serta ruang kelas di sekolah yang berada di Kabupaten Bekasi.

“Kami ingin pembangunan puskesmas, ruang kepala sekolah dan ruang kerja nanti sinkron. Sehingga apa yang diusulkam di diutamakan bisa sesuai,” ujarnya.

Saat disinggung mengenai ‘offside’ nya Komisi IV yang sudah turut mengundang dinas PUPR ,pria dari partai Gerinda ini menampik hal tersebut.

Menurut dia, Komisi IV telah meminta kepada Ketua DPRD untuk turut menghadirkan Kepala Dinas PUPR dalam rapat kerja dengan Komisi IV.

“Ngga dong, kalau dibilang ‘offside’. Kalau sebelumnya kepala dinas PUPR tidak hadir pada saat diundang dengan Komisi III tanyakan saja kepada kepala dinasnya kenapa tidak datang.  Undangan dari komisi IV sudah melalui mekanisme dengan meminta dan memberitahukan kepada ketua DPRD,” katanya.

 

Reporter : RZ

Foto : dok/DJP/RZ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *