Lembaga KPK DPC Cilegon dan Tim Saber Pungli Polda Banten OTT Truk Krakatau Steel

Foto Berita 153-2
Tim Saber Pungli Kepolisian Daerah Banten bersama Lembaga KPK DPC Kota Cilgon saat OTT Truk muatan skrup dari PT. KS.

Cilegon Banten, Djapos.com – Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kepolisian Daerah Banten, yang dipimpin langsung oleh Kasubdit Krimsus, Polda Banten, pada Jumat (21/07/2017) sore WIB, melakukan operasi tangkap tangan. Sebanyak 24 truk tronton yang mengangkut ribuan ton besi skrap (besi tua) milik PT. Krakatau Steel (KS) diamankan Tim Saber Pungli..

Sekitar Pukul 16.00 WIB sore kemarin, puluhan truk yang berangkat dari pabrik baja Krakatau Steel dan memasuki Tol Merak – Tangerang, dihentikan langsung oleh sejumlah petugas Polda Banten team dan Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi (KPK) DPC Kota Cilegon.

Ribuan ton besi skrap tersebut diketahui akan dibawa ke perusahaan peleburan besi di wilayah Tangerang. Penangkapan sendiri terjadi di Lingkungan Grogol, Kota Cilegon, tepatnya di Tol Tangerang – Merak KM 94.

Menurut keterangan aparat kepolisian, penangkapan ini dilakukan, lantaran besi skrap yang dibawa untuk dilebur oleh perusahaan swasta ini adalah aset BUMN PT. KS, dan diduga dikeluarkan secara ilegal oleh pihak-pihak tertentu.

Kasubdit Krimsus Polda Banten, Iwan Mori Susanto mengaku, penangkapan dugaan penggelapan aset BUMN yang berpotensi merugikan negara ratusan miliar ini, dilakukan berdasarkan laporan masyarakat yang tergabung dalam Lembaga KPK.

“Jadi hari ini kami dari Tim Saber Pungli Polda Banten melakukan operasi tangkap tangan terhadap pengeluaran besi skrap milik PT. KS yang diduga tidak berdokumen. Karena ini milik negara, makanya kami periksa kelengkapan dokumennya ini kita amankan karena ada indikasi penghilangan aset negara. Karena menurut informasi besi ini dijual tanpa proses lelang makanya untuk mencegah kerugian kita terpaksa hentikan karena dalam proses penyelidikan,” jelasnya.

Foto Berita 153-1
Truk muatan skrup dari PT. KS salahsatu BUMN yang kena OTT.

Dijelaskan lebih lanjut, penyergapan terhadap truk tronton bermuatan besi skrap ini didampingi Ketua Tim Saber Pungli Polda Banten Kompol DN Hamzah dengan AKP Asep Ariful, bersama dengan puluhan anggota Satlantas Polres Cilegon dan Team dari intel lembaga KPK DPC Kota Cilegon.

“Penyergapan pengeluaran besi skrap milik PT KS ini dilakukan berdasarkan laporan masyarakat yang masuk melalui Lembaga KPK DPC Kota Cilegon,” jelasnya.

Saat ditemui ditempat yang berbeda, tim intel media mewawancarai M. Firdaus Oiwobo, SH selaku Ketua Umum Lembaga KPK, menurutnya ini adalah kejahatan yang luar biasa. Mengingat PT. KS sebagai perusahaan baja andalan milik Pemerintah yang saat ini bersaing dengan Perusahaan  baja yang diduga Milik korea (posko).

“Sangat disayangkan jika ini benar terjadi karena masih saja ada oknum pejabat BUMN  yang serakah dan haus akan harta haram. Harapan saya Pemerintah Pusat, khususnya Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) memperhatikan hal ini dan ikut serta dalam memperkuat mental tim Polda Banten dalam mendalami kasus tersebut sampai proses peyelidikan dan penyidikan berjalan sempurna,” kata Firdaus.

Masih menurut Firdaus, besar harapan rakyat agar kasus ini benar2 terungkap sampai ke akar akarnya, hingga pelaku utama otak dari kejahatan ini.

“Sekarang saja nilai kerugian negara sudah ratusan milyar, bagaimana seandainya kejahatan ini ternyata telah dilakukan sejak lama,”pungkas firdaus.

 

Reporter : R4y

Foto : dok/DJP/R4y

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *