Soal Beras ‘Polesan’, Daeng Muhamad Akan Pertanyakan Tuduhan Yang Dikenakan PT. IBU

Anggota Komisi III DPR RI, Daeng Muhammad (Foto Istimewa).

Kedungwaringin, Djapos.com – Anggota Komisi III DPR RI, Daeng Muhammad akan mempertanyakan tuduhan yang dikenakan dalam dugaan beras ‘polesan’ yang diproduksi oleh PT. Indo Beras Unggul (IBU). Pria dari Fraksi PAN DPR RI ini menyatakan akan mencari sumber informasi dari kepolisian terlebih dahulu apa yang dipersoalkan dalam kasus PT. IBU.

“Saya tidak kenal PT. IBU dan jujur saya belum faham pelanggaran hukum yang dilakukan perusahaan tersebut. Karena logika hukum belum nyambung antara beita dan pemahaman saya. Untuk itu saya mau tanya terlebih dahulu, jangan sampai berargumen dengan info yang salah, nanti jadi Asbun (Asal Bunyi-red),” ujarnya saat dihubungi Djapos.com.

Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat (Jabar) VII, Bekasi, Karawang, Purwakata ini, menambahkan, beras Varitas IR 64 itu adalah varitas padi umum. Sehingga lanjut, dia  dimana logikanya.

“Untuk itu saya mau tanya sebenarnya apa tuduhan yang dikenakan PT. IBU,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan Satgas Pangan menggerebek gudang beras PT. IBU di Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi. Jenis beras yang digrebek tersebut rata-rata jenis IR 64 yang disubsidi oleh pemerintah.

Beras subsidi tersebut diduga dipoles menjadi beras premium. Setelah menjadi beras premium, harganya naik di pasaran. Harga semula hanya Rp 6.000-Rp 7.000 per kilogram (kg), kemudian dijual Rp 20.400 per kg.

 

Reporter : RZ

Foto : dok/DJP/RZ-ISTIMEWA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *