⁠⁠⁠Ketua DPRD Kab Bekasi Undang Kabid Saat Kunker Ke Makassar

Padahal Tak Dijadwalkan Rapat Kerja dengan SKPD
Foto Berita 161-2
Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Sunandar.

Cikarang Pusat, Djapos.com – Anggota DPRD Kabupaten Bekasi yang termasuk dalam Pansus P2APBD (Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD) tahun 2016 melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Makasar, Minggu (23/07/2017) lalu.

Saat melakukan Kunker yang dilaksanakan selama 3 hari tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Sunandar, mengundang Kepala Bidang (Kabid) Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja pada Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi, Douglas Siregar.

Saat dihubungi Djapos.com, Rabu (26/07/2017) kemarin, Sunandar membenarkan telah mengundang dan bertemu Douglas saat melakukan Kunker ke Makasar. Ketika ditanyakan mengenai tujuannya mengundang Duglas, Sunandar menyatakan hanya sebatas konsultasi.

“Dalam rangka konsultasi diantaranya mengenai penyerapan angggaran Dinas Tenaga Kerja dan konsultasi mengatasi pengangguran di Kabupeten Bekasi,” kata Sunandar.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bekasi, Efendi saat dihubungi Djapos.com mengaku ada permintaan dari Ketua DPRD kepada Kabidnya untuk mendampingi pada saat Kunker ke Makasar. Dikatakannya, permintaan tersebut ada surat resminya. Saat ditanyakan agenda pertemuan itu, Efendi mengaku tidak mengetahuinya.

“Ada satu Kabid yang diminta mendampingi tim yang ke Makasar itu (Pansus P2APBD-red), ada surat resminya. Bilangnya empat hari tapi tidak tahu berapa harinya. Agendanya juga tidak tahu, pokoknya diminta untuk mendampingi,” ujarnya singkat.

Dari sumber yang berhasil dihimpun Djapos.com, Ketua DPRD mengundang Douglas datang dan bertemu ke Makasar. Undangan itu sendiri di tandatangani oleh Sunandar. Padahal, dalam agenda Kunker Pansus P2APBD tidak menjadwalkan mengundang rapat kerja dengan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi.

Tentunya pertemuan Ketua DPRD yang juga ketua pansus P2APBD dengan seorang Kabid di luar daerah tanpa ada agenda rapat kerja menimbulkan pertanyaan. Apalagi peretemuan itu diakui Sunandar hanya sebatas konsultasi.

 

Reporter : RZ

Foto : dok/DJP/RZ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *