Lalin Semakin Kompleks, Dishub Usulkan Perda LLAJ

Median jalan yang ‘disulap’ PT. FSW menjadi jalur keluar masuk kendaraan operasional perusahaan tsb. Kedepannya, Perda LLAJ diharapkan menjadi dasar hukum pemerintah Daerah dalam mengatur dan memberi.

Cikarang Barat, Djapos.com – Kondisi lalu lintas di wilayah Kabupaten Bekasi dinilai semakin kompleks. Dengan kondisi yang sangat kompleks tersebut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi sudah seharusnya merevisi Peraturan Daerah (Perda) tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Hal itu katakan Kasi Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) LLAJ Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bekasi, Elan Gumilar.

“Perda tersebut nantinya sebagai dasar hukum untuk mengatur lebih jauh kewenangan pemerintah daerah dibidang LLAJ, yang mana kondisi lalu lintas saat ini sudah sangat kompleks, kondisinya sangat jauh berbeda,” ujarnya.

Saat ini kata Elan, Pemkab Bekasi masih menggunakan Perda lama. Dimana, lanjut dia, sudah tidak cocok digunakan dalam mengatur lalu lintas saat ini. Perda yang ada saat ini tambah Elan, yaitu Perda Nomor 8 Tahun 2005 tentang Perbengkelan dan lalu lintas jalan.

“Perda yang lama itu sudah tidak cocok di-implementasikan di lapangan, karena dasar hukun yang kita gunakan sekarang Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang LLAJ. Bayangkan, daerah lain saja sudah ada Perda LLAJ, masak di kita belum,” tuturnya.

Menurut Elan, point-point yang sangat penting dalam Perda LLAJ nanti meliputi, penderekan kendaraan bermotor umum maupun pribadi yang parkir di badan jalan yang terdapat larangan parkir. Dikatakannya, harus ada juga aturan dan sanksi untuk badan usaha yang tidak menyiapkan lahan parkir yang memadai.

“Aturan pembukaan median jalan  baik jalan nasional, provinsi maupun Kabupaten Bekasi, itu kan harus diatur juga. Misalnya, aturan yang mewajibkan adanya saran tekhnis dari Dishub dan Polri dalam memperoleh izin dari pusat. Contohnya ya seperti Fajar Papper,” kata Elan.

 

Reporter : RZ

Foto : dok/DJP/RZ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *