RDP Kunjungi Istri Korban yang Dibakar Massa

RDP didampingi Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Dapil VI, Nyumarno saat mengunjungi kediaman Siti Jubaidah istri dari korban yang dibakar Massa.

Cikarang Utara, Djapos.com – Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Rieke Diah Pitaloka (RDP) mengunjungi Siti Jubaidah istri korban yang dibakar masa dikediamannya, Kampung Jati, Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Minggu (06/08/2017).

Dalam kunjungannya RDP berpesan agar kejadian yang menimpa MA alias Joya korban yang dibakar massa di Selasa (01/08/2017) lalu tidak terulang kembali.

“Terlepas benar atau salah, Saya berharap musibah ini tidak boleh terulang lagi. Aksi main hakim sendiri, apa pun motif dan yang melatar belakanginya, tidak dibenarkan,” pesannya.

Dia berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap dan mengusut tuntas siapa-siapa yang terlibat dalam penganiayaan dan pembakaran terhadap Joya.

“Saya kehabisan kata-kata melihat seorang istri yang memiliki anak usia 4 tahun dan calon bayi di dalam kandungan, namun harus kehilangan tulang punggung keluarga dengan tragis dan sangat tidak beradab. Saya minta agar pihak kepolisian dapat mengusut tuntas, sehingga tidak terulang di kemudian hari,” ungkap politisi PDIP itu.

Kata Rieke, Ini negara hukum, jika ada hal-hal yang terindikasi kuat melanggar atau melawan hukum, tidak ada siap pun yang berhak melakukan ‘main hakim’ sendiri. Setiap orang berkedudukan yang sama di hadapan hukum.

“Jika ada perilaku atau tindakan yang ditenggarai melanggar hukum, laporkan dan selesaikan melalui jalan hukum. Namun, proses hukum juga harus diawasi bersama agar putusan hukum memenuhi rasa keadilan dan menciptakan kehidupan bermasyarakat yang sadar, hormat dan taat hukum,” tuturnya.

Rieke juga berjanji akan membantu kegiatan kewirausahaan untuk istri korban, dengan memerintahkan Tim RDP Kerja (relawan Rieke,-red), untuk langsung berkoordinasi dengan Ketua RT setempat, Istri korban Siti Jubaedah, keluarga korban, serta para tetangga korban.

“Kita akan upayakan kegiatan kewirausahaan buat Siti Jubaedah, bisa dengan melanjutkan usaha almarhum suaminya, atau usaha lainnya,” pungkasnya.

Tampak hadir mendampingi Rieke, Nyumarno Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Daerah Pemilihan (Dapil VI). Selain turut berbela sungkawa, dirinya juga meminta agar permasalahan tersebut. Nyumarno juga berjanji memberi jaminan kesehatan bagi istri korban dan keluarganya.

“Jika belum punya BPJS maka kami bantu menjadi peserta BPJS PBI APBD, jadi tidak perlu membayar, pemerintah daerah yang bayar. Kami berharap kasus ini dapat diusut tuntas, para pelaku harus ditemukan,” ujarnya.

Kehadiran kedua politisi PDIP ini pun sempat membuat heboh warga sekitar. Tak sedikit dari kaum ibu yang berebutan untuk berfoto dengan Rieke yang dikenal sebagai artis sebelum terjun kedunia politik.

Diketahui, pria berinisial MA yang diduga mencuri amplifier dari mushala Al-Hidayah Desa Hurip Jaya, Babelan, Kabupaten Bekasi, dikeroyok dan dibakar hidup-hidup oleh massa tepat di Pasar Muara Bakti, Babelan, Kabupaten Bekasi pada Selasa (01/08/2017) sekitar pukul 16.30 WIB.

Awalnya, pria yang disebut-sebut berprofesi sebagai tukang servis televisi itu hendak salat Ashar di masjid Desa Muara Bakti. Ia terpaksa membawa ampli miliknya ke dalam masjid karena khawatir akan hilang jika ditaruh di atas jok motor. Naas, pria tersebut justru disangka telah mencuri ampli di masjid itu.

Bapak dari satu orang anak itu  menjadi sasaran kemarahan warga. Meskipun sudah mencoba berlari ke kampung lain, warga tetap mengejar dan mengamuk pria itu. Ia bahkan disiram bensin lalu dibakar hidup-hidup hingga akhirnya tewas dengan luka bakar parah, tanpa ada yang menolong.

Belakangan berkembang dimedia sosial, pria malang tersebut hanya merupakan korban salah sasaran warga, karena ampli di masjid yang dimaksud masih utuh.

 

Reporter : RZ

Foto : dok/DJP/RZ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *