Meski Diduga Pelaku Pencurian, Joya Tidak Mempunyai Catatan Kriminal

Siti Jubaidah menunjukan foto Alm. Suaminya, M. Azahra alias Joya.

Cikarang Utara, Djapos.com – Kapolres Metro Bekasi Kombes Asep Adi Saputra mengatakan, atas nama M Alzahra alias Joya (30) tidak ada dalam catatan kriminal kepolisian.

“Yang bersangkutan memang benar berprofesi sebagai servis amplifier. Dia menjual ampli yang dibelinya, yang rusak diperbaiki lalu dijual kembali. Menurut catatan tidak ada catatan kriminal,” jelasnya.

Meski begitu, terlepas apa motif yang mendasari aksi Joya, polisi memiliki bukti kuat yang menyatakan bahwa dia adalah pelaku pencurian. Selain berdasarkan keterangan saksi, bukti-bukti yang didapatkan polisi juga menguatkan hipotesa tersebut.

“Merbot Musholla, Rojali selaku saksi kunci juga dapat menunjukkan kuitansi pembelian dengan kode produksi yang sama dengan ampli itu,” ujarnya.

Diketahui, Kepolisian telah memeriksa 17 saksi terkait kasus pengeroyokan dan pembakaran terhadap Joya di Pasar Muara, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.

Kepolisian juga telah malakukan pembongkaran makam joya di (Tempat Pemakan Umum) TPU Kedondong, BTN Buni Asih, Kampung Kongsi, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Rabu (09/08/2017) kemarin guna dilakukan autopsi.

Joya tewas mengenaskan diamuk dan dibakar hidup-hidup, setelah dituduh mencuri amplifier di Musala Al-Hidayah, Kampung Cabang Empat, Desa Hurip Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Senin (01/08/2017) lalu. Pihak keluarga juga mengatakan bahwa Joya tidak pernah terlibat kasus pencurian apapun.

 

Reporter : RZ

Foto : dok/DJP/RZ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *