Usia 67 Kabupaten Bekasi, Kepala BKPPD Berharap ASN Tingkatkan Kinerja

Bimtek Pengelolaan Administrasi Pensiun bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memasuki batas pensiun tahun 2018.

 

Cikarang Pusat, Djapos.com – Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Bekasi, Edi Supriadi menghimbau kepada jajaran ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi untuk meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan  sebaik mungkin kepada masyarakat.

“Dengan hari jadi Kabupaten Bekasi ke 67 ini saya menghimbau kepada semua jajaran ASN untuk semaksimal mungkin dalam melaksanakan tugas sehari-hari,” ujarnya saat ditemui Djapos.com seusai rapat paripurna haru jadi Kabuoaten Bekasi di gedung DPRD Kabupaten Bekasi, Selasa, (15/08/2017).

Dikatakannya, kinerja ASN sepatutnya dapat mewudjudkan visi dan misi yang tertuang dalam Rencana Jangka Panjang dan Menengah Daerah (RJPMD) Kabupaten Bekasi 2017-2022.

“Visi dalam RJPMD yang kita canangkan mewujudkan Kabupaten Bekasi ‘Bersinar’ yaitu berdaya saing, sejahtera, indah dan ramah lingkungan. Mereka (ASN- red) harus bisa mengimplementasikan dalam kinerja sehari-hari,” tuturnya.

Selain itu, lanjut dia, dengan hari jadi Kabupaten Bekasi ke 67 ini, ASN juga harus meningkatkan kinerja tata kelola pemerintahan yang responsif, profesional, transparan dan akuntabel.

“Dalam kinerjanya harus mewujudkan pelayanan prima yang responsif, profesional, transparan dan akuntabel secara cepat dan akurat kepada masyarakat,” katanya.

 

BKPPD Adakan Bimtek Pengelolaan Administrasi Pensiunan

Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Bekasi, berikan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Administrasi Pensiun bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memasuki batas pensiun tahun 2018. Hal itu diutarakan Kepala BKPPD Kabupaten Bekasi, Edi Supriadi.

“Bimtek tersebut salah satu upaya dalam mensosialisasi tata cara pengajuan ASN yang akan memasuki masa pensiun di tahun 2018 nanti,” ujarnya.

Menurutnya, dengan dilakukannya Bimtek, para ASN yang akan memasuki masa pensiun dapat memahami mekanisme pengajuan pensiun.

“Mekanisme yang kami sosialisasikan seperti, 6 bulan sebelum pensiun, para ASN yang akan pensiun harus mengumpulka berkas,” terangnya.

Dalam undang-undang ASN yang berlaku, lanjut dia, usia pensiun diperpanjang menjadi 58 tahun untuk Struktural dan sementara usia 60 tahun untuk ASN Fungsional.

“Kami berharap dengan sosialisasi ini, ASN yang akan memasuki masa pensiun dapat mengerti mekanisme yang berlaku,” tutupnya.

 

Peningkatan Kapasitas ASN dengan Pendidikan Pelatih Barang dan Jasa

Dalam mewujudkan peningkatan kinerja ASN dilingkungan Pemkab Bekasi dalam pengadaan barang dan jasa, BKPPD Kabupaten Bekasi akan segera melakukan pelatihan barang dan jasa bagi pejabat eselon dua, tiga dan empat.

“Pejabat Eselon dua, tiga dan empat wajib meningkatkan kapasitas melalui pendidikan dan pelatihan serta sertifikasi barang dan jasa,” kata Edi.

Dalam waktu dekat ini, kata pria yang berkelahiran Kuningan, 24 Oktober 1967 ini, pendidikan dan pelatihan keapada ASN di lingkungan Pemkab Bekasi akan segera dilaksanan BKPPD Kabupaten Bekasi.

“Yang pasti dalam watu dekat ini. Tujuannya untuk meningkatkan interegitas, tranfasi dan akuntbel dalam pengadaan barang dan jasa,” pungkasnya.                       

 

Reporter : RZ

Foto : dok/DJP/RZ

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *