Mainan Tradisional di Acara ‘Hari Jadi’ Kab Bekasi Ke 67

Beberapa siswa SD dari 23 Kecamatan sedang bermain mainan tradisional di kegiatan Lomba pada ‘Hari Jadi’ Kabupaten Bekasi Ke 67 Tahun.

Cikarang Pusat, Djapos.com – Ratusan siswa tingkat Sekolah Dasar (SD) dari 23 Kecamatan di Kabupaten Bekasi berlomba memainkan aneka permainan yang sudah jarang mereka mainkan sehari-hari. Hal itu dilakukan pada saat peringatan ‘Hari Jadi’ Kabupaten Bekasi Ke 67 yang digelar di Lapangan Plaza Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, Selasa (15/08/2017) kemarin.

Keceriaan anak-anak lewat Festival Permainan Tradisional tersebut terlihat ketika mereka bermain engrang bambu, gasingan, engklek, dampu, rorodan, bedil-bedilan, gatrik, prepet jengkol dan lain sebagainya.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Bekasi, Hudaya mengatakan Festival ini merupayakan upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk memperkenalkan permainan tradisional kepada anak-anak.

“Karena lambat laun permainan tradisional bagi anak-anak ini akan terkikis, bahkan bisa punah bila tidak ada upaya-upaya dari kita, semua pihak untuk memperkenalkannya kembali kepada anak-anak,” kata Hudaya.

Hal tersebut, kata Hudaya, bisa saja terjadi mengingat permainan-permainan tradisional tersebut saat ini hampir bisa dianggap tidak menarik lagi, ketinggal jaman jika dibandingkan dengan media-media canggih seperti gadget.

“Ini merupakan bentuk keprihatinan kita dengan adanya festival kaulinan ini dan mudah-mudahan berdampak positif, dapat diwujudkan dan dapat terus dikembangkan di masyarakat kita,” kata dia.

Sementara itu Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin mengatakan Festival Permainan Tradisional ini dilakukan pemerintah Kabupaten Bekasi agar kedepannnya, anak-anak di Kabupaten Bekasi tidak kehilangan jati dirinya.                         

 

Reporter : RZ

Foto : dok/DJP/RZ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *