Bantah Sidak, Taih Minarno ‘Tantang’ BK DPRD Kab Bekasi

Taih Minarno bersama mantan Wabup Bekasi, Rohim Mintareja saat ‘melongok’ Mess Mahasiswa milik Pemkab Bekasi yang berada di Jogjakarta, Senin (14/08/2017) lalu.

Cikarang Pusat, Djapos.com – Terkait kedatangannya ke lokasi gedung Mess Mahasiswa milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi yang berada di Jogjakarta, Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Taih Minarno mengaku kedatangannya sekedar untuk ‘melongok’ kondisi gedung yang tahun 2017 ini dianggarkan kembali kegiatan pemeliharaannya.

“Saya datang hanya mau ‘melongok’ bukan sidak. Kan saya kesana (Mess Mahasiswa di Jogjakarta-red) pakai duit pribadi kok, ‘gak’ pakai duit Negara. Yang perlu dicatat siapa saja boleh loh melihat Gedung itu (Mess Mahasiswa di Jogjakarta-red),” katanya, Rabu (16/08/2017) kemarin.

Dikatakan Ketua Fraksi Demokrat ini, dirinya bersama mantan Wakil Bupati (Wabup) Rohim Mintareja pergi ke Jogjakarta dikarenakan ada sebuah acara.

“Kebetulan saya sama Rohim Mintareja ada acara di Jogkakarta, tahu-tahu ingin lihat kesana (Mess Mahasiswa di Jogjakarta-red), yang salah dimana,” ujarnya.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) ini juga ‘menantang’ Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Bekasi terkait kedatangannya ke Mess Mahasiswa milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi yang berada di Jogjakarta.

“Kapan saja saya siap dipanggil. Tatib (tata tertib-red) mana yang saya langgar. Baca lagi dong tatibnya. Tanya Ketua Dewan Tatib mana yang saya langgar,” pungkasanya.

Sebelumnya diberitakan Taih Minarno bersama mantan Wabup Bekasi, Rohim Mintareja ‘melongok’ bangunan mess mahasiswa milik Pemkab Bekasi yang berada di Jogjakarta, Senin (14/08/2017) lalu.

 

‘Berbeda’ dengan tahun 2016, Tahun 2017 Mess Mahasiswa di Jogjakarta ‘Mendadak Berubah’

Mess milik Pemkab Bekasi yang berada di Jogjakarta yang sedang tahap perawatan pada tahun 2017 ini.

Diketahui, dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) Pemkab Bekasi di tahun 2017 ini menggelontorkan kegitan Pemeliharaan Rutin atau Berkala Bangunan Gedung Mess Mahasiswa Pemkab Bekasi yang berada di Jogjakarta sebesar Rp 147.033.000.

Pekerjaanya sendiri meliputi pekerjaan pemeliharaan atau perbaikan lantai dinding, atap, kayu dan plafond serta pekerjaan pengecatan dinding, plafond, lys gypsum, daun pintu, lys kayu dan lysplank.

Jika dibandingkan dengan tahun 2016, anggaran pemeliharaan bangunan yang disebut Gedung Ikatan Keluarga Mahasiswa Bekasi (Ikamsi) tersebut jauh berbeda dengan tahun 2017.

Pada tahun 2016, Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Bekasi menggelontorkan anggaran sebesar Rp 550.000.000 untuk pemeliharaannya. Pada pelaksanaan kegiatan pemeliharaan Mess tahun 2016 lalu, DPRD Kabupaten Bekasi menemukan adanya ketidakwajaran dalam realisasi anggaran dan fisik kegiatan tersebut.

Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Taih Minarno mengaku sempat melihat kondisi terakhir Mess Mahasiswa milik Pemkab Bekasi yang berada di Jogkakarta. Menurutnya kondisi saat ini sudah berubah dari sebelumnya.

“Kan semakin jelas, sekarang dengan anggaran yang nilainya Rp 147 juta kondisinya malah lumayan bagus dibandingkan tahun lalu dengan anggaran Rp 550 juta,” singgungnya.

Dalam catatan rekomendasi yang dikeluarkan DPRD Kabupaten Bekasi terhadap Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (P2APBD) 2016 lalu, DPRD Kabupaten Bekasi meminta untuk dilakukan audit ulang serta meminta ditindaklanjuti kepada lembaga penegek hukum.

“Kami meminta agar dilakukan audit ulang terhadap realisasi fisik dan realisasi keuangan kegiatan yang ada di Bagian Umum tersebut. Dan meminta menindaklanjuti kepada lembaga penegak hukum yang berlaku,” kata H. Daris, SH, kepada Djapos.com saat membacakan salah satu ‘point’ rekomendasi yang dileluarkan DPRD Kabupaten Bekasi beberapa waktu lalu.                         

 

Reporter : RZ

Foto : dok/DJP/RZ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *