Koordinator Investigasi CBA: Program Neneng Melenceng, Lebih Senang dengan Program yang Terkesan Mewah dan Elegan

Terkait Pembangunan Arena Sepatu Roda
Foto : Istimewa.

Cikarang Pusat, Djapos.com – Koordinator Investigasi Center For Budget Analysis (CBA), Jajang Nurjaman mengkritisi kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi dalam mengalokasikan anggaran Pembangunan Arena Sepatu Olahraga. Menurutnya, Proyek yang dijalankan setiap pemerintah daerah seharusnya mengutamakan program prioritas masing-masing.

Dikatakannya, jika dilihat dari program yang dijalankan Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2022 Pemkab Bekasi, melenceng dari program dan prioritas yang disusun.

“Salah satu contohnya adalah dalam Proyek Pembangunan Arena Sepatu Roda. Pemkab Bekasi seharusnya mengutamakan program lain yang sangat berkaitan dengan masyarakat. Mengingat masih banyaknya warga Kabupaten Bekasi yang terkena gizi buruk dan putus sekolah,” katanya, kepada Djapos.com, Selasa (23/08/2017) kemarin.

Masalah kesehatan dan Pendidikan lanjut Jajang, sepatutnya dijadikan isu utama dalam pembangunan yang dijalankan Pemkab Bekasi.

“Namun sayang, sepertinya Neneng Hasanah Yasin punya pemikiran lain. Ia lebih senang dengan program yang terkesan mewah dan elegan tidak peduli bisa membawa manfaat besar atau tidak bagi masyarakatnya,” singgung Jajang.

Diketahui tahun 2017, anggaran sebesar Rp 14,95 miliar digelontorkan Pemkab Bekasi untuk membangun arena sepatu roda. Saat ini prosesnya dalam tahap tender dengan sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) dengan nilai pagu sebesar Rp 14,95 miliar dan nilai HPS sebesar Rp 13,94 miliar.


Reporter : RZ

Foto : dok/DJP/RZ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *