Hore! Kecamatan Cikarang Barat Raih Juara I Karnaval Mobil Hias

Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasim memberikan penghargaan kepada Camat Cikarang Barat, Rahmat Atong sebagai Juara pertama dalam pagelaran Karnaval Mobil Hias.

Cikarang Barat, Djapos.com –  Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi meraih Juara I karnaval mobil hias dalam pagelaran Parade Costume dan Mobil Hias Kabupaten Bekasi 2017.

Pemberian penghargaan sendiri diberikan langsung oleh Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin kepada Camat Cikarang Barat, Rahmat Atong pada saat pembukaan acara Pekan Raya Bekasi (PRB) 2017 di komplek GOR Wibwamukti, Jumat (25/08/2017) malam lalu.

Melalui pesan singkatnya, Minggu (27/08/2017) kemarin, Camat Cikarang Barat, Rahmat Atong kepada Djapos.com mengatakanbangga dan senang atas prestasi yang diraih Kecamatan Cikarang Barat. Dengan adanya pagelaran mobil hias, kata dia, kedepannya diharapkan dapar menumbuhkan kreatifitas masyarakat khususnya warga Kabupaten Bekasi.

“Kami segenap masyarakat Cikarang Barat patut bersyukur dan berbangga atas kegiatan Parade Mobil Hias yg diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi. Pasalnya, Kecamatan Cikarang Barat meraih juara pertama dalam ajang bergengsi tersebut. Dengan demikian kami sangat bersyukur dan terima kasih atas semuanya. Dalam karnaval tersebut kami mengambil Tema Burung Merak,” pungkasnya.

Selain itu lanjut dia, Merak Cikarang Barat merupakan sebuah kepanjangan kata dari ‘MEmbangun untuk RAKyat Cikarang Barat’. Berangkat dari visi mewujudkan Kabupaten Bekasi Semakin Bersinar. Merak adalah merupakan salah satu jenis burung yg dinobatkan sebagai salah satu burung terindah di dunia, karena memiliki bulu yang berwarna-warni dan memiliki mahkota yang eksotik dikepalanya.

Mobil Hias dari peserta Cikarang Barat, yang menjadi Juara pertama dalam pagelaran Karnaval Mobil Hias.

“Bersinar adalah akronim dari Bersih, Sehat, Inovatif, Aman dan Religius. Melalui gerakan Membangun untuk Rakyat, maka segenap stakeholder melakukan paradigma pembangunan dengan percaya sepenuhnya kepada rakyat, dengan melakukan langkah-langkah revolusioner untuk mensejahterakan rakyat,” ujarnya.

Burung Merak jelas dia, juga dapat diekspresikan dalam bentuk Tarian, yang kita kenal dengan Tari Merak yang berasal dari Bumi Pasundan – Jawa Barat ketika pada Tahun 1950-an. Seorang kareografer bernama Raden Tjetjep Somantri menciptakan gerakan Tari Merak.

“Sesuai dengan namanya, sejarah tari merak merupakan implentasi dari kehidupan burung merak. Utamanya tingkah merak jantan ketika ingin memikat merak betina. Gerakan Merak Jantan yang memamerkan keindahan bulu ekornya ketika ingin menarik perhatian Merak Betina tergambar jelas dalam Tari Merak,” jelasnya.

Mobil Hias dari peserta Cikarang Barat, yang menjadi Juara pertama dalam pagelaran Karnaval Mobil Hias.

Rahmat juga berpesan kepada seluruh masyarakat agar mencintai Kabupaten Bekasi dengan solusi dan aksi.

“Mari kita cintai Kabupaten Bekasi dengan solusi dan aksi, bukan dengan caci maki. Selama kita masih punya tekad yg terpelihara dalam semangat, maka tiada kata terlambat untuk memulai sebuah proses menuju Prestasi yg hakiki,” pesannya.

Sementara itu Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin mengatakan karnaval mobil hias diselenggarakan sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi untuk melestarikan budaya atau tradisi.

Diketahui, pagelaran Parade Costume dan Mobil Hias Kabupaten Bekasi 2017 guna memeperingati memperingati HUT Ke 72 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke 67 yang diselenggarakan di sepanjang Jl. Cikarang Baru Raya, Jumat (25/08/2017) sore lalu.

Para peserta Parade Costume dan Mobil Hias Kabupaten Bekasi 2017 berasal dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Bekasi, Kontingen 23 Kecamatan dan beberapa pihak swasta.

             

Reporter : RZ

Foto : dok/DJP/RZ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *