EO PRB 2017 ‘Menang Banyak’

PPTK Sebut Rp 314 Juta Hanya Untuk 26 Stand, Panggung dan Lighting

Stand SKPD di PRB 2017.

Cikarang Pusat, Djapos.com –  Kasubag Sarana Perekonomian pada Bagian Administrasi Perekonomiam, Sekretariat Daerah, Rasmin mengatakan, CV. Keyza Pratama Kreasi (KPK) sebagai pelaksana atau Event Organizer (EO) Pekan Raya Bekasi (PRB) 2017.

“Nilai kontraknya sekitar Rp 314 juta. Nilai tersebut untuk pembiayaan penyediaan stand Kecamatan dan stand Sekda dengan jumlah 26 stand, termasuk biaya lighting dan panggung, cuma itu aja” kata Rasimin saat ditemui Djapos.com di ruang kerjanya, Selasa (29/08/2017) kemarin.

Menurut Rasimin, untuk stand Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tidak termasuk dalam biaya yang terdapat dalam nilai kontrak CV. KPK. Sehingga kata dia, stand SKPD dikenakan biaya. Sedangkan untuk stand lainnya, tambah dia, merupakan inovasi dari EO dengan biaya sewa yang ditetapkan EO berpritif.

“Kalau stand SKPD kisaran Rp 10 juta, sedangkan bagi stand yang lainnya, EO menyewakan kepada pihak pedagang, dengan harga sewa sebesar Rp3 juta sampai Rp 5 juta, tergantung ukuran dan lokasinya, kita mengikuti yang sudah-sudah. Uang hasil sewa stand untuk EO nya, ya pintar-pintar EO nya, keuntungan EO nya,” ujarnya.

Untuk stand Kecamatan, masih kata Rasimin, pembiayaan yang danggarakan hanya dalam bentuk stand, tidak termasuk dekorasi.

“Pembiayaannya adalah yang terdapat dari anggaran yang di lelang itu atau nilai kontrak pihak ketiga. Stand itu yang kita biayai, kalau dekorasinya tidak,” tuturnya.

Stand Umum di PRB 2017.

Ditambahkan Rasimin, hasil dari penjualan tiket masuk PRB, termasuk keuntungan yang didapat pihak EO.

“Penjualan tiket juga buat EO, kita hanya mengambil pajaknya saja, hitungan pajaknya bagaimana, Dispenda yang tahu,” pungkasnya.

Saat ditanyai berapa banyak jumlah stand yang  disewakan, Rasimin mengaku tidak mengetahui persis jumlahnya.

“Sektar ratusan cuma persisnya tidak tahu,” katanya.

Menanggapi hal itu, Ketua LSM Komunitas Masyarakat Peduli Indonesia (Kompi), Ergat Bustomy menyinggung anggaran yang digelontorkan Pemkab Bekasi dalam pelaksanaan PRB 2017.

Menurut Ergat, seharusnya penyelenggaraan PRB tidak harus meggunakan alokasi anggaran yang bersumber dari APBD yang sangat besar.

“Kalau Rp 314 juta hanya untuk penyediaan 26 stand, panggung dan lighting kami rasa terlalu besar biayanya. RAB (Rencana Anggaran Biaya-red) nya seperti apa coba. Enak juga dong EO nya, ‘nagih’ ke Pemda ya, dari hasil jual stand dapat, dari karcis juga dapat,” singgungnya.

             

Reporter : RZ

Foto : dok/DJP/RZ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *