Koordinator Pengawasan dan Pencegahan LSM-Pelopor: Tanah Bekas Kali Ciliwung di Klaim Milik Perusahaan Mafia Tanah

 

Jakarta, Djapos.com – Badan Koordinator Nasional LSM- Pelopor dan Law Office Pamsus 33 Pelopor Semmy Palijama, SH – Anggiat BM. Manalu, S.Pd, SH & Rekan, mengadakan aksi kegiatan pemasangan plang nama “Pemberitahuan Publik” dilokasi tanah milik Ahli Waris Almarhum H.M. Zen Alias Tjiong Boe Tjoey, di Kelurahan Cawang Jakarta Timur, Selasa (12/12/2017) lalu.

Letak lokasi tanah Eigendom Verponding nomor 8361 atas nama Tjio Kim Tee Bio dan Tan Goan Liong tersebut, sebelum pemekaran wilayah dikenal lingkungan Kelurahan Cikoko, Kecamatan Pancoran, Kotamadya Jakarta Selatan, dahulu Kecamatan Mampang), Daerah Chusus Ibukota (DCI) Jakarta Raya.

Terkait kegiatan pemasangan plang nama tersebut, Bakornas LSM-Pelopor dan Law Office Pamsus 33 Pelopor mengadakan Konfrensi Pers (konfres) dilokasi pada Senin (18/12/2017).

Dalam keterangan persnya, Nico Nelwa Manggaprow selaku Koordinator Pengawasan dan Pencegahan LSM-Pelopor, kepada Wartawan mengatakan, bahwa dirinya didatangi orang yang dikawal Polisi mengaku suruhan dari Ibu Mery.

“Katanya mau mencabut plang nama “Pemberitahuan Publik” tanah ahli waris Almarhum H.M. Zen Alias Tjiong Boe Tjoey itu,” jelas Nico.

Lanjutnya, ternyata ada pihak Perusahaan Pengembang yang mengklaim mengaku pemilik tanah tersebut tanpa dasar Hak atas kepemilikan tanah.

Berdasarkan informasi dari Warga RT 04/01 sebagian tanah berdasarkan surat garapan dan sebagian surat Girik bekas tanah adat sudah dibeli oleh PT. Merty Jaya Guna Persada kepada warga penggarap dan sebagian warga tidak setuju.

Dasar atas hak kepemilikan tanah milik Ahli Waris Almarhum H.M. Zen Alias Tjiong Boe Tjoey, berdasarkan surat Acte Van Eigendom Verponding nomor 8361 atas nama Tjio Kim Tee Bio dan Tan Goan Liong, SK Menteri Agraria RI, No. 214/Ka. Tgl 9 Sgt 1958 & Surat Keterangan Pendaftaran Tanah (SKPT), No. 3213 Tgl 29 Des 1973, seluas 2.877.160 M2 persegi.

Terakhir tercatat a/n De te Batavia gevesdigde NV “Nederlanddsch Indische Schoenhandel Maatschapij Bata” terletak di Batavia,  Mampang – Duren Tiga – Tegal Parang – Kmp. Jati – Pabean Cilauw – Kmp. Cikoko bekas tanah perkebunan karet Pabrik Sepatu Bata.

Tanah dan perusahaan, harta peninggalan warisan nenek moyang Alm. H.M. Zen Alias Tjiong Boe, sebagian Rest / Sisa tanah termasuk tanah seluas 20.000 M2 (2 Ha) persegi, sampai sekarang ini belum ada pelepasan Hak dan pembayaran ganti rugi kepada Ahli Waris Almarhum, H. Asmuni bin H.M. Zen Alias Tjiong Boe.

Objek tanah terletak di Jl. MT. Haryono / Jl. Dewi Sartika RT004/001 Kel. Cawang, Kec. Kramatjati, Jakarta Timur (Bekas Tanah Kali Mati Ciliwung), dahulu sebelum pemekaran wilayah dikenal Kel. Cikoko, Kec. Pancoran, Jakarta Selatan)  

 

Reporter : R415, Novery

Foto : dok/DJP/R415/NV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *