Pemkab Bekasi Alokasikan Rp 250 Miliar Untuk 1560 Titik Jaling dan Drainase

Kepala Bidang Kawasan Pemukiman Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kabupaten Bekasi Iman Nugraha.

Cikarang Pusat, Djapos.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bekasi tahun 2018 mengalokasikan anggaran sebesar Rp 250 miliar untuk pembangunan Jalan Lingkungan (Jaling) dan drainase di sekitar pemukiman.

Kepala Bidang Kawasan Pemukiman Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kabupaten Bekasi Iman Nugraha mengatakan, nilai tersebut dianggarkan untuk pembangunan Jaling dan drainase di 1.560 titik yang tersebar di 23 kecamatan. Menurut dia, anggaran tersebut disusun berdasarkan musyarawah rencana pembangunan yang diusulkan masyarakat.

“Dari hasil musrembang yang digelar tahun lalu, disusun melalui program kerja dan kegiatan. Tersusun pembangunan jalan lingkungan dan drainase di 1.560 titik yang tersebar di 23 kecamatan. Namun kebanyakan berada di pemukiman padat penduduk dan beberapa wilayah yang sempat tergenang banjir,” kata Iman saat ditemui di ruang kerjanya di Kompleks Perkantoran Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, Rabu (31/1/2018).

Spesifikasi jalan yang diperbaiki dalam anggaran tersebut, kata Iman, yakni jalan dengan lebar maksimal tiga meter dan panjang 100-300 meter. Sejauh ini, sambung dia, kondisi jalan yang berada di tengah pemukiman penduduk belum sepenuhnya baik. Di antaranya bahkan masih berbentuk bebatuan.

“Maka melalaui musrembang banyak masyarakat yang menginginkan agar jalan menjadi lebih baik. Karena masih banyak jalan yang sebelumnya bebatuan atau tanah, kemudian kami tingkatkan menjadi beton,” ujarnya.

Iman menambahkan, selain jalan, perbaikan juga dilakukan pada drainase.

“Untuk drainase ini tujuannya yakni menjadikan lingkungan sehat. Sejauh ini terdapat drainase di sekitar rumah-rumah yang tidak layak sehingga lingkungan tidak sehat. Drainase yang buruk pun membuat sebagian wilayah banjir karena selokan meluap. Namun dengan perbaikan ini, kami targetkan kondisi lingkungan dialiri oleh selokan yang sehat,” ucap Iman.

Tidak seperti sektor infrastruktur lainya, pembangunan  jalan lingkungan dan drainase ini diyakini lebih bakal lebih cepat dikerjakan. Pasalnya, setiap titik hanya menghabiskan anggaran kurang dari Rp 200 juta sehingga dikerjakan dengan cara penunjukkan langsung tanpa lelang.

“Tahun ini kami harapkan Maret sudah digelar, karena perencanaannya sudah ada, kemudian titiknya sudah ditentukan. Setiap titik ada yang dibangun jalan dan drainase serta ada pula yang drainse saja atau jalannya saja, sesuai kebutuhan,” tuturnya.

Lebih jauh diungkapkan Iman, anggarah tahun ini meningkat dibanding sebelumnya. Tahun lalu, Rp 130 miliar dianggarkan untuk jalan lingkungan dan drainase dengan capaian fisik mencapai 98 persen.

“Pada APBD murni 2017 anggarannya Rp 130 miliar kemudian pada APBD Perubahan ditambahn menjadi Rp 330 miliar. Namun karena kegiatannya dilaksanakan dengan cepat, serapan anggarannya dapat mencapai 95 persen dan capaian fisiknya 98 persen. Diharapkan tahun ini pun berjalan dengan baik,” kata dia.              

 

Reporter : RZ

Foto : dok/DJP/RZ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *