Waduh! 21 Objek Reklame Meikarta Senilai Rp300 Juta Belum Bayar Pajak

Salah satu plang reklame Meikarta yang berada di Maxx Box Orange County milik PT. Lippo Cikarang yang belum dibayarkan pajak reklamenya.

Cikarang Pusat, Djapos.com – Papan nama Meikarta yang terpasang di atas bangunan Max Boxx Orange County milik PT. Lippo Cikarang ternyata belum dibayarkan pajak reklamenya. Demikian disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Pajak Daerah Lainnya pada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bekasi, Betty Kusumawardhani.

“Kita sudah layangkan surat teguran pertama (ke PT. Lippo Cikarang-red) karena yang bersangkutan sudah mendirikan (memasang papan nama-red) tapi belum memembayar pajak reklamenya,” kata Betty, Kamis (22/2/2018).

Dari hasil pendataan petugas di lapangan, sambungnya, ternyata selain papan nama tersebut ada potensi pajak reklame lainnya yang juga belum dibayarkan dengan jumlah total mencapai 50 titik dan terbagi ke dalam 21 jenis.

“Kalau diestimasikan ke dalam rupiah nominalnya bisa mencapai sekitar Rp 300 juta,” ujarnya.

Meski demikian, pemilik reklame sudah menyatakan kesediannya untuk melakukan pembayaran.

“Yang bersangkutan kooperatif kok dan ternyata sudah bersedia untuk melakukan pembayaran,” ucapnya.

Kedepannya, ia berharap setiap pemilik papan reklame yang berada di wilayah Kabupaten Bekasi dapat memenuhi kewajiban mereka membayar pajak serta mengurus perizinan sesuai dengan peraturan berlaku.

“Seharusnya sebelum memasang (reklame-red) dia melakukan pemberitahuan terlebih dahulu terutama terkait dengan perizinannya,” kata dia.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Kabupaten Bekasi, Hudaya mengaku sudah meminta PT. Lippo Cikarang untuk mengurus pajak reklame papan nama Meikarta yang terpasang di atas bangunan Max Boxx Orange County. Sebab, hasil penelurusannya permohonan izin Maxx Box Orange County atas nama PT. Lippo Cikarang.

“Meikarta pun permohonan perizinannya atas nama PT. Lippo Cikarang. Jadi yang berubah cuma reklame nya saja dan saya sudah koordinasi dengan Bapenda untuk ditagih pajak reklamenya, karena berubah dan saya juga sudah suruh PT. Lippo untuk segera mengurus pajak reklamenya, mohon maklum,” kata Hudaya, Selasa (13/2/2018) lalu.

 

Reporter : RZ

Foto : dok/DJP/RZ

 

Berita Sebelumnya Plang Meikarta di MBOC, Kasat Pol PP: Saya Sudah Minta PT Lippo Mengurus Pajak Reklamenya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *