Pelayanan RS Bhakti Husada Dinilai Warga Desa Karang Baru Tidak Ada Masalah

Rumah Sakit (RS) Bhakti Husada, Jalan R.E. Marta Dinata Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Cikarang Utara, Djapos.com –  Terkait adanya isu yang kurang mengenakan tentang pelayanan di Rumah Sakit Bhakti Husada Cikarang, Tokoh dan juga perangkat desa akhirnya angkat bicara. Pasalnya selama ini tidak pernah ada masalah apapun.

“Walaupun pada saat berobat warga kami sama sekali belum memiliki kartu jaminan kesehatan seperti BPJS, KIS atau SJP, pihak RS Bhakti Husada tidak pernah menolak ataupun mempersulit warga yang ingin berobat,” ujar Anggi salahsatu tokoh masyarakat dan juga Ketua RW 02/02 Desa Karang Baru Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (28/2/2018) setelah usai rapat minggon desa.

Masih menurut Anggi, warga Desa Karang Baru sejauh ini masih menjalin komunikasi yang baik dengan pihak rumah sakit. Belum pernah ada temuan atau kasus seperti adanya penolakan terhadap pasien apa lagi pasien itu berasal dari desa karang baru.

Bahkan, lanjut Anggi, dalam keadaan darurat Pihak rumah sakit tetap memberikan pelayanan dan tindakan medis, walaupun jaminan pembiayaan atau asuransi sama sekali tidak dimiliki oleh pasien.

Tokoh Masyarakat Desa Karang Baru Anggi (kemeja putih) dan Jamaludin BPD Desa Karang Baru (kopiah hitam).

“Sementara kejadian kemarin yang menimpa warga kami itu cuma persoalan kecil. Pihak rumah sakit juga kan sudah meminta maaf kepada keluarga pasien dengan menyambangi rumahnya. Jadi saya anggap permasalahan ini sudah ‘clear’,” tutur Anggi kepada djapos.com.

Dikatakan juga oleh Ketua RT 02/01 Wahyudin, yang sering kali membantu warga Desa Karang Baru, pernah membawa pasien tanpa kartu pendukung kesehatan, masih tetap ditangani bahkan tanpa mengeluarkan uang sedikitpun.

“Walau jaminan pembayaran menyusul,” terangnya.

Bendy, Ketua RT 03/01 pernah juga membawa pasien persalinan bahkan harus dengan tindakan dan mendapatkan pelayanan khusus di ruang ICU.

“Karena prematur harus mendapat pelayanan khusus beberapa hari dan tidak ada yang dipersulit,” ujarnya saat menghadiri acara rapat minggon di desa.

 

Reporter : R4Y

Foto : dok/DJP/R4Y

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *