Pelaku Perusakan Mobil di Underpass Senen Akhirnya Tertangkap

Kapolres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar (Kombes) Roma Hutajulu saat melakukan konfrensi Pers terkait pihaknya yang berhasil mengamankan 2 (dua) orang tersangka driver Ojek Online (Ojol) di Jl. Intan Letjen Suprapto Jakarta Pusat yang melakukan perusakan satu Unit Mobil Nissan X-Trail warna putih beberapa hari lalu.

Jakarta, Djapos.com – Kepolisian Resor (Polres) Metro Jakarta Pusat akhirnya berhasil mengungkap penganiaya dan pelaku perusakan satu Unit Mobil Nissan X-Trail warna putih dengan Nomor Polisi (Nopol) B 233 PB beberapa hari lalu, yang terjadi dikolong Underpass Senen Jakarta Pusat.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar (Kombes) Roma Hutajulu mengungkapkan bahwa dalam penyidikan, anggotanya  berhasil mengamankan 2 (dua) orang tersangka driver Ojek Online (Ojol) di Jl. Intan Letjen Suprapto Jakarta Pusat.

“Dari hasil penyidikan kami berhasil mengamankan dua orang tersangka SN (39) dan UY (48),” kata Kombes Roma Hutujulu dalam keterangannya di Polres Metro Jakarta Pusat, Senin (05/3/2018).

Lanjut Kombes. Roma Hutajulu, bahwa penetapan status tersangka tersebut berdasarkan pengumpulan bukti-bukti serta hasil analisa video yang telah viral.

Kejadian bermula dari korban MHY, AA dan ALA yang sedang mengendarai mobil Nissan X-Trail Warna putih dengan Nopol B 233 PB dari Cibubur hendak ke Rivoli.

Pada saat melintas Jl. Letjen Suprapto, Jakarta Pusat (depan Bank BRI Pangkalan Asem) korban melihat beberapa pengendara Ojol sedang berkerumun dan menutup seluruh jalan. Korban kemudian membunyikan klakson dengan maksud meminta izin untuk melewati jalan tersebut, namun di lain pihak salah satu pengemudi Ojol meneriaki “Brisik”  sambil menggedor-gedor mobil yang di tumpangi korban.

“Kenapa mobil kami dipukul-pukul? Kami cuma mau lewat. Emang ini jalanan cuma punya kalian” ujar korban saat mobilnya dipukuli.

Mendengar kalimat tersebut para driver ojek lain merasa tidak terima dan langsung mengerumuni mobil yang ditumpangi para korban dan memukul kaca mobil yang dikendarai korban menggunakan tangan dan helm sehingga kaca mobil bagian belakang dan samping kanan kiri pecah.

Dengan keadaan yang sedemikian itu dan merasa keselamatannya terancam, korban berusaha melarikan diri dengan menjalankan mobil tersebut. Namun dikejar oleh pengemudi Ojol yang lain dan terjadi aksi kejar-kejaran sampai dimulut Underpass arah Simpang Lima Senen.

Mobil korban berhasil dicegat oleh pengemudi Ojol dengan menggunakan sepeda motor Honda Vario sehingga mobil berhenti dan langsung beramai-ramai memukul kembali. Korban terpaksa melajukan mobil kembali guna untuk menyelamatkan diri, sehingga menabrak sepeda motor yang berada didepannya. 

Setelah itu terjadi lagi aksi kejar-kejaran, sesampainya di kolong Underpass Senen kondisi jalanan macet sehingga para korban keluar dari mobil untuk menyelamat kan diri. Namun setelah keluar dari mobil korban malah dipukuli oleh pengemudi Ojol.

Tersangka SN bersama dengan driver Ojol lainnya ikut mengejar mobil korban dari Pangkalan Asem sampai Underpass Senen lalu merekam serta mengirimkan video ke group WhatsUp dengan nada memprovokasi Ojol lain untuk datang beramai-ramai ke Underpass Senen Jakarta Pusat.

“Ini lagi ngejar mobil putih yang tadi yang nabrak anak-anak iringan Jenazah. Ini nomornya bang B 233 PB. Pengemudi warna putih sudah dibawa kepolsek senen ya ok, di monitor saya Saiful,” celoteh tersangka dalam video tersebut.

Sedangkan tersangka UY bersama-sama dengan Ojol lainnya ikut mengejar mobil korban dari Pangkalan Asem sampai Underpass Senen sesampainya di Underpass senen UY naik keatas mobil dan menginjak injak mobil korban.

“Tindak Pidana tersebut adalah Tindak Pidana dimuka umum yang secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang atau barang. Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 170 KUHP dilakukan dengan cara, sejumlah pengemudi Ojek Online melakukan kekerasan bersama-sama terhadap korban MHS, AA dan ALA dan termasuk Satu Unit mobil Nissan X-Trail warna putih Nomor Polisi B 233 PB yang dikendarai korban AA sehingga menyebabkan korban AA, ALA dan MHS mengalami luka-luka dan mobil Nissan X-trail yang dikendarai mengalami kerusakan” terang Kapolres Kombes. Roma.

Lanjut Kombes Roma dalam press confrence, akan terus mengembangkan kasus ini hingga semua tersangka berhasil diamankan.

 

Reporter : Noferi

Foto : dok/DJP/NF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *