Jadi Tersangka OTT, Dua Pegawai BPN Kab Bekasi Tidak Ditahan

Suasana penangkapan pegawai BPN yang dilakukan gabungan Polres Metro Bekasi, Selasa (13/3/2018).

Cikarang Utara, Djapos.com – Dua pegawai BPN Kabupaten Bekasi yang ditetapkan sebagai tersangka dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di kantor BPN Kab Bekasi ternyata tidak langsung ditahan.

Kasat Reskrim Polrestro Bekasi AKBP Rizal Marito membenarkan para tersangka tidak langsung ditahan.

Meski sudah ditetapkan tersangka dan tidak ditahan, Rizal menjelaskan pihaknya masih terus memproses kasus tersebut.

“Tidak langsung ditahan. Masih kita proses sesuai prosedur dlm rangka melengkapi alat buktinya ” kata AKBP Rizal, Kamis, (15/3/2018), saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan aplikasi WhatsApp.

Sebelumnya, diberitakan, Selasa, (13/03/2018), Tim Saber Pungli Polres Metro Bekasi melakukan OTT pegawai BPN Kabupaten Bekasi Komplek Lippo Cikarang Blok B4, Jl. Daha, Cibatu, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.

OTT tersebut dipimpin langsung Kanit Krimsus Polrestro Bekasi, AKP Widodo. Dari informasi yang didapat di lingkungan BPN, ada 4 orang yang dibawa saat terjadinya peristiwa OTT tersebut.

Dari pantauan djapos.com di kantor BPN Kabupaten Bekasi, terlihat Kanit Krimsus Polres Metro Bekasi, AKP Widodo menyambangi ruangan Kepala BPN Kabupaten Bekasi, Deni Santo, Rabu (14/3/2018) siang.

Ia juga tidak banyak memberikan keterangan kepada awak media usai keluar dari ruangan Kepala BPN.

“Nanti saja, ke Pak Kasat saja ya,” kata Widodo saat ditemui usai keluar dari ruangan Kepala Kantor BPN.

Tidak lama berselang Kepala Kantor BPN Kabupaten Bekasi, Deni Santo keluar dari ruang kerjanya. Deni juga masih sedikit bicara terkait penangkapan bawahannya tersebut.

“Bukan Pungli (Pungutan Liar, red) itu pengaduan masyarakat. Pengaduannya ke Polres. Nanti-nanti dijelaskan,” kata Deni singkat sembari lari dari kerumunan awak media menuju kendaraan dinasnya.

Kasat Reskrim, AKBP Rizal Marito, Rabu (14/2/2018) petang membantah ada 4 orang pegawai Kantor BPN yang diamankan oleh Tim Saber Pungli.

“Yang diamankan itu 2, inisialnya I dan B. Keduanya Pegawai Negeri Sipil,” kata dia.

Dari hasil OTT, pihaknya membenarkan ada Barang Bukti sebesar Rp 10 juta. Namun setelah dikembangkan jumlahnya bertambah menjadi Rp 20 juta.

“Untuk sementara itu tetapi kita masih cari barang bukti lainnya,” ucapnya.

 

Reporter : RZ

Foto : dok/DJP/RZ

 

Berita Sebelumnya

OTT Pegawai BPN, Polres Metro Bekasi dan Kepala Kantor ‘Kompak’ Sedikit’ Bicara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *