KPAD Kab Bekasi Ajukan Diversi Anak Dibawah Umur yang Mencuri Minyak Wangi

Komisioner KPAD Kab Bekasi, M. Rojak melihat kondisi ZM (13) yang diamankan Polsek Cikarang.

Cikarang Utara, Djapos.com – Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Bekasi akan mengajukan proses Disversi terhadap seorang anak berisianl ZM (13). ZM diketahui mencuri minyak wangi di Kp. Cabang Lio RT 003/004 Desa Karang Asih, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.

Hal itu dikatakan Komisoner KPAD Kab Bekasi, M. Rojak, Selasa (27/3/2018) sore.

“Kita mendorong agar persoalan ini dapat diselesaikan dengan cara Disversi atau penyelesaian masalah diluar peradilan pidana, karena statusnya si anak masih dibawah umur sebagaimana disebut dalam Pasal 1 angka 7 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak,” kata M. Rojak.

KPAD Kab Bekasi, sambung dia, telah berkordinasi dengan pihak kepolisian guna mengetahui kronologis kejadian dan melihat kondisi anak. Selain itu, tambah dia, KPAD juga sudah mengunjungi keluarga ZM.

“Kita sudah berkordinasi dengan pihak kepolisian dan sudah melihat kondisi anaknya. Alhamdulillah kondisi anaknya stabil,” ujarnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsesk Cikarang, AKP Wito masih menunggu pihak KPAD dan pihak keluarga yang ingin mengajukan Disversi. Menurut dia, Polsek Cikarang siap membantu proses Disversi.

“Jadi sampai saat ini kami masih menunggu pihak yang akan melakukan Disversi. Ini kan anak dibawah umur dan kami sarankan juga orantuanya untuk menyekolahkan anak ini, ” kata Wito kepada djapos.com, Selasa (27/3/2018).

Sebelumnya diberitakan Kepolisian Sektor (Polsek) Cikarang mengamankan satu orang anak berisianl ZM (13) lantaran mencuri minyak wangi di Kp. Cabang Lio RT 003/004 Desa Karang Asih, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Minggu (25/3/2018) lalu.

Kanit Reskrim Polsesk Cikarang, AKP Wito membenarkan telah mengamankan ZM. Kata dia, ZM diamankan polsek Cikarang untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.

“Jadi kita sifatnya mengamankan bukan kita tangkap. Jadi kita mendapatkan penyerahan dari warga. Disana banyak orang dari pada kena massa jadi kita amankan ke kantor polisi. Biar aman semua dan disini kita didik. Polisi kan melindungi masyarakat. Apalagi ini dibawah umur kan,” kata Wito saat dihubungi djapos.com, Selasa (27/3/2018)..

 

Reporter : RZ

Foto : dok/DJP/RZ

Berita Sebelumnya :

Polsek Cikarang Amankan Anak Dibawah Umur yang Mencuri Minyak Wangi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *