Kunker ke NTB Ketua Komisi II DPRD Kab Bekasi Bawa Keluarga

Ketua Komisi II DPRD Kab Bekasi, Mulyana Muhtar.

Cikarang Pusat, Djapos.com – Apapapun alasannya tentu tidak tepat jika Kunjungan Kerja (Kunker) resmi kedewanan membawa serta anak dan istri atau keluarga. Pasalnya, karena ‘fasilitas yang menyertai’ kunjungan tersebut bisa saja merupakan uang rakyat.

Meskipun beralasan biaya transportasi pesawat dan makan keluarganya selama Kunker ditanggung secara pribadi, ketika menginap di kamar hotel tentunya tetap dibiayai oleh anggaran daerah.

Seperti halnya terjadi di Komisi II DPRD Kab Bekasi yang ‘plesiran’ ke Nusa Tenggara Timur (NTB). Beberapa wakil rakyat Komisi II DPRD Kab Bekasi membawa anak, istri atau keluarga dalam melakukan Kunker.

Ketua Komisi II, Mulyana Muhtar membenarkan dirinya membawa keluarga ketika kunker ke Nusa Tenggara Timur (NTB) selama 3 hari.

“Iya benar, berangkat hari Minggu pulangnya hari Rabu. Ke Mataram, Lombok,” kata wakil rakyat dari Derah Pemilihan (Dapil) 1 ini.

Untuk tiket pesawat dan penginapan, Mulyana menegaskan tidak menggunakan duit negara. Dia mengaku memberikan uang pada staff dewan untuk dibelikan tiket pesawat.

“Tiket pesawat beli sendiri. Saya kasih duit untuk beli tiket pesawat. Kalau kamar, ya kita satu kamar. Keluarga saya satu kamar di hotel tempat saya menginap,” jelasnya.

Disinggung soal moral dan etika sebagai wakil rakyat yang membawa keluarga ketika Kunker ke keluar kota, Politisi Partai Demokrat ini mengaku tidak menjadi persoalan. Bahkan dianggap sebagai hal yang biasa.

“Itu sudah biasa. Selama tidak mengganggu pekerjaan sebagai anggota DRPD, saya gak malu,” ujar Mulyana Muhtar.

Dari informasi salah satu staff keuangan DPRD, dari puluhan anggota Komisi II yang Kunker ke Lombok, ada 2 dewan yang membawa serta keluarga.

Namun, untuk pembelian tiket pesawat, staff tersebut membelinya menggunakan uang saku anggota tersebut.

“Itukan kita beli dulu, nanti dipotong dari uang saku atau spj dewan tersebut,” ujarnya meminta tidak disebutkan identitasnya.

Informasi yang diterima, Komisi II DPRD Kab Bekasi melakukan Kunker ke NTB selama 3 hari sejak Minggu, 1 April hingga Rabu, 4 April 2018.

Kunker wakil rakyat seharusnya dilakukan secara profesional bukan dijadikan kegiatan sampingan untuk berekreasi bersama keluarga. Jika membawa anak istri dianggap wajar, patut dipertanyakan tujuan kunker selama ini.

 

Reporter : RZ

Foto : dok/DJP/RZ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *