Sudah Inkrah, Pemilik Sah Menangi Kasus Penyerobotan Lahan Seluas 3,4 Ha di Kota Bekasi

Alat berat anak perusahaan PT. PP di lokasi lahan sengketa.

Bekasi Selatan, Djapos.com – Polemik permasalahan penyerobotan lahan tanah seluas 3,4 Ha yang dilakukan oleh salahsatu perusahaan BUMN yang terletak diwilayah Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, ternyata berbuah manis bagi sang pemilik sebenarnya.

Hal ini dikemukakan oleh Achmad Zubaedi Arief selaku pemilik tanah yang sah dihadapan seluruh rekan media saat melakukan konferensi pers di lokasi lahan miliknya, Selasa (10/4/2018) siang kemarin.

Dituturkan oleh ahli waris tersebut, bahwa status kepemilikan lahan yang sebenarnya sudah jelas terbukti dimiliki olehnya dengan adanya akta jual beli (AJB) tanah dan dikuatkan juga dengan Putusan No.448/Pdt.G/2012 PN.Bekasi, tertanggal 13 November 2013.

“Hal ini sudah jelas memiliki kekuatan hukum yang tetap atau dengan kata lain disebut inkrah,” ujarnya kepada media sambil memperlihatkan bukti tersebut.

Lebih lanjut dikatakan olehnya, seharusnya perkara ini sudah selesai sejak awal karena saya telah meminta kepada pihak PT PP untuk segera diselesaikan dulu pembayaran lahan tanah seluas 3,4 Ha atau 34.120 m², baru bisa melakukan pembangunan.

Berdasarkan pantauan rekan  media dilokasi, lahan yang menjadi sengketa tersebut kini telah dimasuki oleh sejumlah alat² berat dari anak perusahaan BUMN tersebut. Dan berdasarkan keterangan dari A.Zubaedi Arief, masalah  masuknya alat berat tersebut kini sudah dilaporkan ke pihak kepolisian.

Dan sampai berita ini diturunkan, pihak PT PP belum ada satupun yang dapat dimintai keterangan.

 

Reporter : Andrew

Foto : dok/DJP/AND

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *