Disnaker Akui ‘Job Fair’ Tidak Kurangi Angka Pengangguran di Kab Bekasi

Kepala Disnaker Kab Bekasi, Edi Rochyadi.

Cikarang Pusat, Djapos.com – Dinas Tenaga Kerja (Diasnaker) Kabupaten Bekasi mengakui  dengan adanya ‘Job Fair’ atau Bursa Lowongan Kerja tidak serta merta mengurangi angka pengangguran di Kab Bekasi secara signifikan. Hal itu diungkapkan Kepala Disnaker Kab Bekasi, Edi Rochyadi.

“Kan bisa dibayangkan berapa jumlah sekolah yang ada di kita dan bandingkan dengan berapa lowongan kerja yang tersedia serta berapa jumlah lulusan siswa kita. Masih timpang sehingga tidak akan ketemu,” kata dia.

Menurut Edi,  kegiatan ‘Job Fair’ hanya merupakan salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi untuk mengurangi jumlah pengangguran selain program pemagangan.

“Jadi di ‘Job Fair’ ini kami hanya berupaya untuk mempertemukan tenaga kerja dengan pihak perusahaan,” ucapnya.

Meski demikian, hingga saat ini dirinya masih belum mengtahui secara pasti berapa banyak jumlah pengangguran yang ada di Kab Bekasi. “Saya tidak bisa (menyebutkan-red), karena belum mendapatkan data yang kongkrit,” ujarnya.

Sementara itu berdasarkan data BPS Provinsi Jawa Barat per Agustus 2017, ingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kab Bekasi menempati peringkat pertama, yakni mencapai 10,97 persen diatas provinsi dan nasional yang masing-masing hanya 8,22 persen dan 6,18 persen.

 

Reporter : RZ

Foto : dok/DJP/RZ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *