Jelang Lebaran, Satpol PP Lakukan Patroli Edukasi Pedagang Daging

Patroli Edukasi para pedagang daging di kota Salatiga oleh Satpol PP dan Dinas Pertanian.

Salatiga, Djapos.com – Jelang Hari Idul Fitri 1439 H, Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP) Kota Salatiga bersama Dinas Pertanian mengadakan Patroli di los lantai II Pasar Raya I Salatiga dan Pasar Jetis, Jum’at (25/5/2018) lalu. Patroli itu sendiri diberi nama Patroli Edukasi para pedagang daging.

Kepala Satpol PP Yayat Nur Hayat yang memimpin langsung tim patroli edukasi didampingi sekretaris Satpol PP Tri Maryani dan staf serta dari drh. Christina, S, dan drh. Meta Iqomah dari Dinas Pertanian.

Kasatpol PP Yayat mengatakan bahwa patroli dilakukan dalam rangka memberikan rasa aman kepada masyarakat Salatiga selaku konsumen daging. “Kami juga mengingatkan kembali bahwa para pedagang daging untuk tetap komitmen menjual daging yang sehat. Artinya mereka dilarang menjual daging glonggongan, daging dari hewan tiren (mati kemarin), ataupun daging yang sudah tidak layak dikonsumsi (busuk),” terang Kasatpol PP Yayat.

Masih menurut Yayat, edukasi dilakukan dengan cara memberikan langsung leaflet ‘Hidup Sehat Dengan Daging Sehat kepada para pedagang.

Dinas Pertanian juga menyampaikan Surat Himbauan yang ditandatangani oleh Ir Musta’in selaku Kepal Dinas Pertanian kepada pedagang untuk menyediakan daging yang Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH).

drh. Christina, S, dan drh. Meta Iqomah juga menjelaskan bahwa patroli sifatnya hanya mengedukasi para pedagang. “Ibu, saya sering kesini dan hafal bahwa para pedagang di Salatiga menjual daging sehat. Namun tidak menutup kemungkinan ada yang lalai juga, maka kali ini kami datang ke para pedagang daging untuk mengingatkan. Jangan sampai nanti sewaktu ada operasi ada yang kedapatan menjual daging yang tidak layak dikonsumsi. Jika sampai kedapatan nanti yang kena sanksi para pedagang juga,” tutur drh. Christina kepada beberapa pedagang daging Pasar Raya I Salatiga.

Para pedagang yang diedukasi merasa senang karena ada pantauan dari Pemerintah Kota. Mereka berharap agar pemerintah melakukan pantauan rutin agar tidak ada pedagang yang nakal.

 

Reporter : WB

Foto : dok/DJP/WB/HUM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *