Bantah Ada Konflik Internal Partai, Ketua DPC Demokrat Kab Bekasi: Dengan Taih dan Warja Kami Masih Berhubungan Baik

Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bekasi, Romli (kiri) dan Sekretaris DPC, Muskatim (kanan).

Cikarang Pusat, Djapos.com – Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bekasi Romli menepis adanya konflik di internal partai yang membuat dua kadernya pindah haluan. Dia menegaskan, Demokrat Kabupaten Bekasi tetap kondusif, terlebih menghadapi Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019.

“Saya tegaskan kondisi Partai Demokrat Kabupaten Bekasi kondusif, tidak ada konflik seperti yang diperbincangkan sebelumnya. Dengan Taih dan Warja pun kami masih berhubungan baik, tapi memang kepindahan keduanya itu murni sebagai langkah politik. Kami menghargai itu,” kata Romli, saat melakukan jumpa pers, di Kantor DPC Partai Demokrat, Jumat (20/7/2018).

Diberitakan sebelumnya, mantan politisi senior Demokrat, Taih Minarno dan Warja Miharja memilih pindah menjadi kader Partai Nasional Demokrat (Nasdem). Keduanya juga mendaftarkan Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi melalui kendaraan partai pimpinan Surya Paloh tersebut.

‘Jatah’ kursi Pimpinan Dewan periode 2019-2024 juga disebut-sebut salah satu alsasan keluarnya Taih dan Warja dari Partai yang dipimpin mantan orang nomor satu di Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Hal tersebut lantas dibantah Romli. Menurut dia, semua kader diberikan kesempatan untuk maju dan mengembangkan dirinya. Lebih jauh, Romli menyebut 70 persen bakal calon legislatif yang didaftarkan relatif berusia muda.

“Jadi tidak ada anggapan tidak diberikan peluang, termasuk menjadi Pimpinan Dewan pada nantinya. Siapa yang dinilai berkompeten, mampu serta memiliki ketokohan akan kami musyawarahkan, sampaikan ke provinsi dan pusat, lalu disetujui. Maka jadi pimpinan, tidak serta merta,” ucapnya.

Romli juga berkeyakinan kepindahan dua kader Partai Demokrat tidak akan mempengaruhi target suara dan kursi yang ditetapkan DPP Partai Demokrat pada Pileg 2019 tahun depan.

“Jujur saja kita sudah melakukan analisis dan pemetaan segala macam, kita minimal satu dapil satu kursi. Tapi mudah-mudahan ada yang dua kursi,” ucapnya.

Sebelumnya juga diberitakan, Mantan ketua DPC Partai Demokrat, Rohim Mintareja juga ikut berbicara kepindahan dua kader senior Partai Demokrat.

Menurut mantan Wakil Bupati periode 2012-2017 ini hijrahnya Taih Minarno dan Warja Miharja ke Partai Nasdem akan mempengaruhi perolehan suara dan kursi Partai Demokrat di Kabupaten Bekasi.

“Salah besar. Kayak Taih dan Warja itu kan potensial. Warja kan Pileg dulu suara terbanyak. Sekarang bagaimana mau dapat suara Demokrat. Paling dapat tiga kursi. Itu berdasarkan analisis saya,” kata Rohim yang pernah memimpin DPC Partai Demokrat Kabupaten Bekasi selama 10 tahun, saat dihubungi djapos.com, Kamis (19/7/2018) kemarin.

 

Reporter : RZ

Foto : dok/DJP/RZ

 

Baca Berita Sebelumnya :

Mantan Orang Nomor Satu Partai Demokrat Kab Bekasi Angkat Bicara Terkait ‘Konflik’ Internal

Dua Kadernya Pindah Partai, Ada Apa dengan Internal DPC Demokrat Kab Bekasi?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *