Ada ASN Nyaleg Belum Undur Diri, BKPPD Kab Bekasi Belum ‘Bersikap’

Kepala BPBD Kabupaten Bekasi, Drs. H. Aspuri, M.Pd.

Cikarang Pusat, Djapos.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi masih belum mengambil sikap terkait adanya Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) pada Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019.

Dimana diketahui Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi Drs. H. Aspuri, M.Pd, melalui Partai Nasdem mendaftarkan diri sebagai Bacaleg ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi dan dinyatakan belum pensiun atau mengundurkan diri dari jabatannya dan masih ASN.

“Nggak ada, nggak ada pengunduran diri. Saya juga belum tahu,” kata Kepala BKPPD Oded S Yahya saat dihubungi djapos.com, Rabu (01/8/2018) lalu.

Sementara itu, Sekretaris BKPPD Hanief Zulkifli mengatakan, untuk saat ini pihaknya belum bisa memberikan sanksi. Ia beralasan KPU Kabupaten Bekasi belum memberikan informasi terkait adanya ASN di lingkungan Pemkab Bekasi.

“Seharusnya memang bagi ASN yang ikut berpolitik idealnya mengundurkan diri, namun kenyataan pak Aspuri belum mengundurkan diri. Kalau mengacu peraturan diberi sanksi, tapi hingga saat ini kita belum bisa memberikan sanksi. Karena ini kan birokrasi jadi harus hati-hati dalam melakukan tindakan kepada ASN,” ujarnya, Selasa (07/8/2018).

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Bekasi Idham Kholik mengatakan pihaknya sudah melakukan verifikasi factual secara administratif dengan menyambangi kantor BKPPD untuk mengetahui surat pengunduran diri Aspuri.

“Secara factual administrasi berkas Pak Aspuri lengkap kok dan memenuhi unsur. Karena kita langsung datangi kantor BKPPD oleh Sekretaris KPU Kabupaten Bekasi untuk mengetahui secara detail,” ucapnya.

Saat ditanyakan, meskipun Aspuri sudah mengundurkan diri. Namun faktanya masih masuk kerja sebagai Kepala BPBD, Idham menyangkal hal tersebut bukan menjadi kewenangannya.

“Saya tidak berkompeten mengomentari masalah kepegawaian, karena hal ini menjadi kewenangan Pemda. Namun yang harus digaris bawahi, apabila ada calon yang mendaftarkan sebagai Bacaleg. Pasti secara otomatis memiliki kartu tanda anggota partai dan bagi para ASN itu jelas dilarang memiliki kartu anggota partai,” jelasnya saat dihubungi djapos.com, Selasa (07/8/2018).

Sementara itu Kepala BKPPD Aspuri saat dimintai keterangan mengatakan, untuk saat ini dirinya sedang memasuki masa pensiun. Disinggung terkait pengunduran dirinya Aspuri enggan untuk berkomentar.

”Saya sudah menasuki masa pensiun, dan pengajuan pensiun saya sejak enam bupan lalu. Saat ini saya tidak ingin berkomentar terlebih dahulu ya, maaf,” kata Aspuri singkat.

 

Reporter : RZ

Foto : dok/DJP/RZ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *