Personil Gabungan Amankan 14 PSK Terjaring Razia OPP di Wilayah Kab Bekasi

Kasat PoL PP Kab Bekasi, Hudaya bersama personil gabungan dari Polisi, Kodim dan Polisi Militer serta Dinas Sosial dalam rangka Operasi Pelanggaran terhadap Peraturan Daerah (Perda) nomor 10/2002 tentang Larangan Perbuatan Asusila.

Cikarang Pusat, Djapos.com – Personil gabungan yang dipimpin langsung oleh Hudaya selaku Kasat PoL PP Kab Bekasi, dalam rangka Operasi Pelanggaran terhadap Peraturan Daerah (Perda) nomor 10/2002 tentang Larangan Perbuatan Asusila telah menjaring sedikitnya 14 orang Pekerja Seks Komersil (PSK).

Dalam operasi yang dilaksanakan pada Jum’at (14/9/2018) lalu itu, dimulai dari jam 21.00 WIB sampai dengan 01.00 WIB, melibatkan 50 personil dari Satpol PP, 17 personil dari Polisi dan 20 pesonil dari satuan Kodim serta 5 anggota dari Polisi Militer dan juga didampingi oleh 5 orang dari Dinas Sosial.

Sasaran dari operasi tersebut adalah sepanjang wilayah Kali Malang, Tenda Biru dan Tanah Merah. Dari hasil operasi tersebut berhasil mengamankan sejumlah wanita penghibur (PSK) sebanyak 14 orang. Diantaranya 1 orang dari wilayah Kali Malang, 9 orang dari tenda biru dan 4 orang dari Tanah Merah.

“Para PSK yang terjaring razia telah diamankan dan di BAP setelah itu dikirim ke Pasar Rebo Jakarta Timur,” ujar Hudaya.

Masih menurut Hudaya, informasi kegiatan razia tersebut sudah bocor terlebih dulu. Sehingga sebagian besar tempat-tempat prostitusi pada tutup semua, terutama di sepanjang Kali Malang.

‘Hasilnya pun cuma sedikit yang bisa ditangkap untuk kita amankan. Padahal sebelumnya terlihat sangat ramai, untuk itu kami dari satpol PP mengharapkan adanya peran serta dari masyarakat agar ikut berpartisifasi untuk menghilangkan tempat yang dianggap merupakan sarang prostitusi dan menolak keras adanya kegiatan prostitusi di wilayahnya,” pungkas Hudaya.

 

Reporter : R4Y

Foto : dok/DJP/R4Y

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *