Pemkab Bekasi Dapat Jatah 365 CPNS, 80 Persen Untuk Bidang Pendidikan dan Kesehatan

ASN di Lingkungan Pemkab Bekasi.

Cikarang Pusat, Djapos.com – Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) resmi dibuka oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatus Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB). Para calon pelamar dipersilahkan untuk menyiapkan persyaratan yang dibutuhkan dan melakukan pendaftaran dengan mengakses situs Badan Kepegawaian Nasional (BKN) yakni sccn.bkn.go.id.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Bekasi, Oded S. Yahya mengatakan bahwa pihaknya mengajukan sebanyak kurang lebih 377 formasi pada penerimaan CPNS tahun 2018. Dikatakan dia, jumlah tersebut untuk menambal tinginya angka pensiun Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi.

“Pengajuannya telah kami sampaikan pada beberapa bulan lalu. Kami ajukan karena memang kami kekurangan personel, dapat dilihat di berbagai SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah). Banyak yang memang kerepotan karena kurang pegawai,” kata Oded.

Oded menyatakan jumlah formasi yang diajukan pihaknya tersebut mayoritas pada sektor pendidikan dan kesehatan, sementara sisanya adalah posisi pegawai administrasi.

“Kebanyakan dari tenaga pendidikan seperti guru karena banyak yang akan pensiun. Kemudian tenaga kesehatan karena di lapangan jumlahnya belum menjangkau dibanding jumlah penduduk. Ini berkaitan dengan komitmen Pemkab Bekasi dalam pelayanan kesehatan,” ucapnya.

Kepala Bidang Penempatan Pegawai dan Pengembangan ASN pada Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Bekasi menambahkan, berdasarkan surat yang disampaikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi tentang kebutuhan pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Bekasi mendapatkan kuota sebanyak 365 orang.

“Pemkab Bekasi mendapat jatah 365 orang yang terdiri dari formasi umum sebanyak 157 dan formasi khusus Tenaga Honorer K2 sebanyak 208 orang. Yang paling dominan memang di bidang pendidikan dan kesehatan, jumlahnya mencapai sekitar 80 persen,” kata Agus, Rabu (19/9/2018).

 

Reporter : RZ

Foto : dok/DJP/RZ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *