Merasa Prihatin, Wabup Sebut Bupati Bekasi Sedang Hamil

Wakil Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja.

Cikarang Pusat, Djapos.com – Wakil Bupati (Wabup) Bekasi Eka Supria Atmaja merasa prihatin dengan ditetapkannya Bupati Bekasi dr. Hj. Neneng Hasanah Yasin menjadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (15/10/2018) kemarin.

“Kejadian ini membuat kita semua prihatin,” kata dia saat ditemui djapos.com usai menggelar rapat bersama Sekretaris Daerah (Sekda) dan pejabat eselon II, di ruang kerja Sekda, Selasa (16/10/2018) pagi.

Orang nomor dua di Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bekasi ini mengaku mengetahui kejadian yang menimpa Bupati Bekasi pada saat dirinya berada di Bogor.

“Saya kebetulan kemarin ini dapat disposisi saja. Pagi-pagi saya ada acara TMMD (Tentara Manunggal Membangun Desa). Siang harinya saya juga baru sampai Cabangbungin. Saya langsung menghadiri Porda di Bogor. Disana baru mendapatkan kabar bahwa terjadi ini,” ujarnya bercerita.

Saat ditanya siapa yang biasanya menghadiri acara TMMD, menurutnya disposisi dirinya karena Bupati tidak bisa menghadiri acara tersebut. “TMMD itu saya sudah mendapat disposisi dari pagi jam 6 kalau gak salah. Karena kan posisi Bupati itu sedang hamil dan segala macam,” ucapnya.

Diketahui Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap perizinan proyek Meikarta oleh KPK, Senin (15/10/2018) malam.

Neneng diduga menerima uang dari pihak Meikarta sebesar Rp 7 miliar melalui kepala dinas dari komitmen fee sebesar Rp 13 miliar. Pemberian dilakukan pada April, Mei dan Juni 2018. Sampai berita ini ditayangkan, Neneng masih menjalani pemerikaaan di gedung KPK Jakarta Selatan. Sedangkan ketiga kepala dinas telah dilakukan penahanan.

 

Reporter : RZ

Foto : dok/DJP/RZ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *