Ditanya Terkait Plesiran Dewan ke Thailand, Mustakim: No Coment, Udah Saya Mau Banyak Berdzikir

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Mustakim.

Cikarang Pusat, Djapos.com – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi, Mustakim memilih sedikit bicara saat dikonfirmasi terkat plesiran anggota DPRD Kabupaten Bekasi ke Thailand.

“Saya gak mau banyak ngomong, lagi konsen saja ngurusin hidup sendiri,” kata Mustakim saat ditemui di kantor DPRD Kabupaten Bekasi, Rabu (16/01/2019).

Disinggung dari unsur pimpinan hanya dirinya yang pergi ke Thailand dan diduga menerima uang sebesar Rp 1 miliar, Mustakim memilih tidak mau mengomentari. “No coment. Udah saya pokoknya mau diam saja, Saya no coment saja, udah saya mau anu apa banyak berdzikir,” ucapnya.

Diketahui Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengetahui indikasi pemberian sejumlah uang yang diduga dari pihak Lippo kepada para anggota DPRD Kabupaten Bekasi untuk plesiran ke luar negeri.

Pemberian uang yang diduga dari pihak Lippo tersebut melalui pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, yakni Neneng Rahmi yang merupakan salah satu tersangka yang di Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK terkait suap perizinan Meikarta.

“Kami menelusuri lebih lanjut keterkaitan dengan kewenangan DPRD untuk merumusskan aturan-aturan tentang tata ruang di Kabupaten Bekasi,” kata Kepala Biro Hukas KPK, Febridiansyah beberapa waktu lalu kepada wartawan.

Selain itu, dalam persidangan empat orang tersangka dari pihak Lippo, yakni Billy Sindoro, Henry Jasmen P Sitohang, Fitradjaja Purnama dan Taryudi, di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Senin (14/01/2019) lalu, Bupati Bekasi nonaktif, Neneng Hasanah Yasin yang dihadirkan sebagai saksi mengaku tahu adanya sejumlah uang untuk anggota DPRD Kabupaten Bekasi yang digunakan untuk plesiran ke luar negeri. Meski demikian Neneng mengaku tidak mengetahui apakah pemberian uang tersebut terkait perizinan proyek Meikarta dari pihak Lippo atau bukan. Neneng sendiri merupakan tersngka dalam kasus suap proyek Meikarta akan tetapi perkaranya belum disidang.

Reporter : RZ

Foto : dok/DJP/RZ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *