Reses anggota DPRD Kab Bekasi Bagi-Bagi Duit?

Gedung Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi.

Cikarang Pusat, Djapos.com – Sejak masa sidang ditutup, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi memasuki masa reses. Masa reses merupakan masa dimana para anggota DPRD bekerja di luar kantor, menjumpai konstituen di daerah pemilihannya (Dapil) masing-masing untuk menyerap aspirasi masyarakat.

Namun, dari informasi didapat, pelaksanaan reses yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bekasi tahun 2019 ditemukan adanya pemberian uang kepada kader partai dan warga yang menghadiri reses. Tentunya pemberian uang pada saat reses dari anggota DPRD yang juga merupakan calon peserta pemilu legislatif tidak dibenarkan.

“Kalau anggota DPRD di Dapil kami yang hadir sekitar  140 orang. Untuk kader dikasih uang bensin Rp 50 ribu,” kata sumber yang meminta namanya dirahasiakan.

Adanya pembagian uang dibenarkan oleh salah satu staf di Sekreriat Dewan (Setwan) yang bertugas mendampingi reses.

“Itu mah (pemberian uang) dari anggota dewannya masing-masing yang ngeluarin duit. Kita mah gak ngeluarin,” kata salahsatu staf yang meminta namanya dirahasiakan, Senin (28/01/2019).

Untuk diketahui, setiap anggota DPRD Kabupaten Bekasi yang  yang mengikuti reses mendapatkan tunjangan sebesar Rp 10 juta. Selain itu, sebesar Rp 30 juta dialokasikan untuk biaya tempat, makan dan peralatan lainnya. Hingga berita ini ditayangkan, Bagian Humas Sekwan masih bungkam mengenai pengelolaan anggaran reses.

Reporter : RZ

Foto : dok/DJP/RZ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *