Warga Kampung Bolang Pebayuran Mulai Terserang Wabah DBD

Sunadi, bocah 7 tahun yang tekena dampak DBD dan saat ini tengah mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Annisa.

Pebayuran, Djapos.com – Wabah penyakit Demam Berdarah Dengue atau biasa disebut DBD yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes Aegypti memang kerap kali muncul disaat datang musim penghujan.

Dampak dari DBD tersebut dapat menyebabkan kondisi suhu badan menjadi seperti lemas karena panas yang terlalu tinggi. Bahkan dapat menyebabkan kematian bagi si penderita apabila tidak langsung segera ditangani oleh pihak medis.

Seperti yang terjadi di Kampung Bolang Desa Bantarsari, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Dari pantauan djapos.com, wabah penyakit DBD mulai menyerang beberapa orang warga serta anak-anak.

Salahsatunya adalah Sunadi, bocah 7 tahun yang pada saat ini mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Annisa, setelah  mendapat rujukan dari Puskesmas setempat.

Sarka, pemuda 26 tahun yang juga terkena dampak DBD dan kibi sudah menghabiskan 6 botol infusan.

Hal yang sama juga di alami oleh Sarka, pemuda 26 tahun yang saat ini juga menjalani perawatan di rumah. Hingga berita ini diturunkan, Sarka sudah menghabiskan 6 botol infusan.

Martono salah seorang warga Kampung Bolang berharap agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, melalui Dinas Kesehatan dapat secepatnya mengatasi wabah DBD tersebut.

“Kami berharap hal ini mendapat perhatian serius dari Pemkab Bekasi melalui Dinas Kesehatan, baik dalam pencegahan maupun penindakannya. Supaya tidak terjadi lagi dan tidak di alami juga oleh masyarakat yang lainnya,” harap Martono.

Reporter : R4Y

Foto : dok/DJP/R4Y

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *