Hadiri Rakor Kepala Desa, Plt Bupati Bekasi: Mari Bangun Kabupaten Bekasi Mulai dari Desa


Plt. Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja.

Cikarang Pusat, Djapos.com – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala Desa se Kabupaten Bekasi, di gedung Wibawa Mukti, Komplek Perkantoran Pemrintah Kabypaten (Pemkab) Bekasi, Selasa (26/02/2019).

Kegiatan yang diinisiasi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabulaten Bekasi itu membahas pelaksanaan Program Kerja Pemerintah Desa tahun anggaran 2019 dan diikuti 180 Kepala Desa yang tekah dilantik tahun 2018 lalu.

Dalam Rakor tersebut Eka mengatakan Pemkab Bekasi akan fokus membangun Kabupaten Bekasi mulai dari desa. Eka menginginkan pembangunan Infrastruktur yang terintegrasi dan terkordinasi sehingga tidak ada lagi anggaran yang tidak terserap atau SILPA.

“SILPA kita tinggi bisa jadi karena desa sudah menganggarkan kemudian desa juga mengusulkan melalui Musrenbang kecamatan hingga ke kabupaten. Sehingga ada dua mata anggaran,” kata Eka dihadapan Kepala Desa.

Beberapa Kelala Desa menyalami Plt. Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja (Foto: Humas Kabupaten Bekasi).

Eka mengaku akan mengecek secara langsung kondisi wilayah untuk memastikan masyarakat menerima pelayanan yang baik dari pemerintah. “Saya akan melakukan kunjungan kerja di tiap kecamatan. Rencananya, dalam seminggu minimal ada dua kecamatan yang akan saya kunjungi,” ucapnya.

Menurutnya kunjungan kerja tersebut untuk memastikan pelayanan di masing-masing kecamatan. Dirinya juga akan turun ke desa- desa untuk melihat mana saja yang akan menjadi prioritas pembangunan di Kabupaten Bekasi.

Selain persoalan infrastruktur, Eka juga akan menekankan prioritas dibidang kesehatan. Dirinya telah meminta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bekasi untuk merencanakan pembangunan Puskesmas Rawat Inap di setiap kecamatan.

Mantan Kepala Desa dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) ini menuturkan, keberadaan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bekasi dirasa kurang cukup apabila menampung seluruh warga Kabupaten Bekasi. “Kami berupaya agar pembangunan sarana kesehatan di tiap kecamatan dapat segera terwujud,” ujarnya.

Soal pendidikan juga tak luput dari hal yang disampaikan Eka dalam acara tersebut, Ia ingin seluruh warganya dibebaskan dari biaya pendidikan khususnya pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) meskipun kewenangannya tidak lagi berada di Pemkab Bekasi.

 “Saya telah meminta Tim Anggaran untuk mempersiapkan alokasi anggaran di Tahun 2020, khusus untuk siswa siswi SMA di Kabupaten Bekasi agar dibebaskan dari biaya sekolah.” katanya.

Eka juga menyampaikan soal rencana pembuatan Peraturan Bupati (Perbup) tentang Ketenagakerjaan. Menurutnya persoalan pengangguran di Kabupaten Bekasi menjadi persoalan yang harus diperhatikan, agar warga Kabupaten Bekasi memiliki kesempatan yang luas untuk mendapatkan pekerjaan yang layak sesuai dengan kemampuannya.

“Saya yakin warga Kabupaten Bekasi berkompeten, oleh karena itu saya akan pastikan warga kita juga mendapatkan pekerjaan yang layak dan sesuai dengan kemampuannya,” ujarnya.

Acara Rakor Kepala Desa berlangsung selama satu hari, dan diisi oleh narasumber mulai dari DPMD, BPJS Ketenagakerjaan dan narasumber lainnya.

Reporter : RZ

Foto : dok/DJP/RZ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *