KPK Cermati Aliran Duit Suap Proyek Meikarta ke Sejumlah Pejabat Pemkab Bekasi

Juru bicara KPK, Febri Diansyah (Foto: Istimewa).

Cikarang Pusat, Djapos.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku akan mencermati adanya aliran uang ke sejumlah Pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi.

“Ada nama dan peran beberapa pihak lain, baik perorangan atau korporasi yang muncul di persidangan. Tentu akan kami cermati,” kata juru bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jum’at (08/03/2019).

Seperti diketahui, sejumlah pejabat Pemkab Bekasi disebut Jaksa KPK turut menerima aliran uang dari kasus suap proyek Meikarta yang menjerat Bupati non aktif Neneng Hasanah Yasin dan ke empat anak buahnya.

Selain itu  Pemberian uang juga disebut mengalir kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat, Iwa Karniwa sejumlah Rp 1 miliar.

Meski demikian, beberapa pejabat tersebut hingga saat ini belum ditetapkan menjadi tersangka meski sudah dimintai keterangan oleh KPK.

Berikut rincian penerimaan aliran uang tersebut:

  • Daryanto (Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi) menerima Rp 500 juta;
  • Tina Karini Suciati Santoso (Kepala Bidang Bangunan Umum Dinas PUPR Kabupaten Bekasi) menerima Rp 700 juta;
  • E Yusup Taupik (Kepala Bidang Tata Ruang Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Bekasi) menerima Rp 500 juta;
  • Asep Buchori (Kepala Bidang Penyuluhan dan Pencegahan Dinas Pemadam Kebaran Kabupaten Bekasi) menerima Rp 292 juta;
  • Yani Firman (Kepala Seksi Pemanfaatan Ruang Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Kabupaten Bekasi menerima SGD 90 ribu.

Reporter : RZ

Foto : dok/DJP/RZ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *