Pemkab Bekasi Rencanakan Bangun Gedung Pusat Kebudayaan

Plt Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja membuka kegiatan Musrenbang dengan ditandai memukul gong (foto: Humas Pemkab Bekasi}

Cikarang Utara, Djapos.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi menghelat Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kabupaten, di salah satu hotel di kawasan Jababeka, Kamis (21/3/2019).

Kegiatan yang bertemakan pembangunan infrastruktur yang terintegrasi untuk pelayanan publik dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Bekasi, dan perkawilan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi.

Plt Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja, mengatakan kegiatan musrenbang sangat penting sebagai usulan yang menjadi prioritas perencanaan pembangunan. Dimana perencanaan ini dari desa hingga kecamatan dan tingkat Kabupaten.

Eka mencatat dari usulan yang sudah masuk sejak dilakukan musrenbang dari tingkat desa hingga tingkat Kabupaten sudah terdata ada 9625 usulan dan kebutuhan anggaran sekitar Rp. 8,6 triliun.

“Tentu anggaran sebesar itu tidak mungkin untuk kita laksanakan seluruhnya, lantaran APBD Kabupaten Bekasi yang sangat terbatas. Oleh sebab itu melalui musrenbang tingkat Kabupaten ini kami menentukan kegiatan mana saja yang harus masuk pada skala prioritas, dan masuk menjadi Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD),” kata dia.

Selain itu, pada kesempatan musrenbang Eka juga berencana akan membangun gedung tinggi yang menjadi pusat gedung kebudayaan Kabupaten Bekasi. Kata dia, gedung tersebut nantinya bisa menjadi museum bersejarah dan untuk menjaga kelestarian kebudayaan Kabupaten Bekasi supaya tidak punah termakan oleh zaman. Sehingga generasi perlu diberi pengetahuan terkait kebudayaan lokal dan sejarah Kabupaten Bekasi.

“Jadi pada catatan Musrenbang ini perlu saya sampaikan, setiap OPD perlu mencatatat usulan yang prioritas dari masyarakat, dan Tim Anggaran Perintah Daerah (TAPD) harus cermat dalam mengalokasikan anggaran. Sehingga kegiatan yang dilaksanakan dan kemampuan keuangan daerah bisa selaras untuk kebutuhan masyarakat Kabupaten Bekasi,” ujarnya. (Rz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *