Ketua Bawaslu Terkesan Tertutup Soal Dugaan Caleg Golkar Dapil 1 Sunandar Bagi-Bagi Sembako

Kabupaten Bekasi, Djapos.com – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bekasi, Syaiful Bachri terkesan tertutup saat dikonfirmasi mengenai dugaan pelanggaran Pemilihan Umum (Pemilu) oleh Calon Anggota Legislatif (Caleg) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi dari partai Golkar Sunandar. Dihubungi melalui pesan singkat dan telepon selularnya, Senin (29/4/2019) siang ia tidak menjawab konfirmasi dari Djapos.com.

Sebelumnya diberitakan, Caleg dari partai Golkar Sunandar diduga melakukan pelanggaran pada pelaksanaan Pemilihan Legislatif (Pileg) Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Sunandar merupakan Caleg incumbent dari daerah pemilihan (Dapil) 1 yang meliputi, Kecamatan Cikarang Pusat, Cikarang Selatan, Serang Bary, Setu, Cibarusah dan Bojongmangu. Saat ini ia menjabat sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi.

Sunandar diduga melakukan politik uang berupa pembagian sembako saat berkampanye di Desa Ciantra, Kecamatan Cikarang Selatan. Hal itu diketahui dari surat yang dikeluarkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bekasi nomor 175/K-Bawaslu-JB-03/TU.03/IV/2019, hal undangan, tangal 27 April 2019.

Dalam surat yang tandatangani Ketua Bawaslu Syaiful Bachri itu Bawaslu mengundang Rahmat Hidayat sebagai saksi untuk dimintai keterangan dan klarifikasi perihal adanya dugaan pelanggaran tindak pidana Pemilu pembagian sembako pada pertemuan tatap muka dan dialog Caleg atas nama Sunandar.

Klarifikasi direncanakan pada hari Selasa 30 April 2019 pukul 15.00 di kantor Sekretariat Bawaslu Kabupaten Bekasi Perum Central Park Cikarang, Desa Karang Raharja, Kecamatan Cikarang Utara. Saksi Rahmat Hidayat dijadwalkan bertemu dengan tim klarifikasi Bawaslu.

Rz-Djapos.com

Editor: Rz

Foto: Istimewa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *