Pembangunan di Kabupaten Bekasi Terancam, Serapan Anggaran Belanja Langsung Hanya 12,9 Persen Deviasi Rp 2 Triliun

Kabupaten Bekasi, Djapos.com -Serapan anggatan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi masih jauh dari perencanaan atau yang sudah ditargetkan. Hingga memasuki triwulan ketiga serapan anggaran hanya mencapai 18,37 persen dari target 66,84 persen.

Kepala Sub Bagian Evaluasi Penyerapan Anggaran Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah, Widi Mulyawan membenarkan capaian realisasi serapan anggaran yang tidak sesuai dengan target.

“Kami hanya melakukan pencatatan administraai dan melakukan evaluasi setiap triwulan. Karena pelaksanaan penyerapan anggaran ada pada tiap-tiap dinas. Dari hasil evaluasi, kendala biasanya ada pada lamanya proses lelang dan sebagainya,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya belum lama ini.

Untuk diketahui dalam Alokasi Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bekasi tahun 2019, Pemkab Bekasi mengalokasikan anggaran sebesar Rp 5,9 triliun yang terdiri dari belanja langung Rp 3,8 triliun dan belanja tidak langsung sebesar Rp2,8 triliun.

Serapan anggaran yang harus menjadi perhatian adalah, target belanja langsung yang seharusnya pada bulan Juni terealisasi sebesar Rp 2,403 trilun atau setara 77,81. Pada kenyataannya, Pemkab Bekasi di bawah komando Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja hanya mampu merealisasikan belanja langsung sebesar Rp 379 juta atau 12,9 persen. Sehingga deviasi capaian serapan anggaran belanja langsung mencapai Rp 2 triliun lebih atau 65, 52 persen.

“Realisasi anggaran belanja langsung merupakan realisasi keuangan untuk pembangunan dan keuangan untuk program program yang dituangkan pada berbagai kegiatan dari seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemkab Bekasi,” kata Widi.

Meski demikian, Widi mengaku pihaknya tidak bisa menjabarkan penyebab rendahnya realisasi serapan anggaran. Ia mengaku pihaknya hanya mempunyai kewenangan pencatatan administrasi dan melakukan evaluasi.

“Kami sudah melakukan evaluasi kepada seluruh perangkat daerah pada 19 Juni lalu. Selanjutnya hasil evaluasi kami laporkan kepada Asisten Daerah Pembangunan dan Sekretaris Daerah untuk dilakukan perbaikan lagi kedepannya,” ucap dia.

Rz – Djapos.com
Editor: Rz
Foto: Rz/Djapos.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *