Baru 10 Hari Menjabat, Beredar Kabar Eka Dicopot dari Jabatan Plt Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi

Kabupaten Bekasi, Djapos.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Barat dikabarkan mencabut surat keputusan (SK) penunjukan Eka Supria Atmaja sebagai pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi. Selain itu, DPD Partai Golkar Jawa Barat dikabarkan juga memecat Muhtada Sobirin dari jabatan struktural pengurusan Partai Golkar.

Pencopotan Eka sebagai Ketua Plt DPD Partai Gokar Kabupaten dikabarkan terkait pemilihan calon wakil bupati yang akan mendampinginya selaku Bupati Bekasi sisa masa jabatan 2017 – 2022.

Untuk diketahui, Eka ditunjuk sebagai Plt Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi pada 9 Juli 2019 lalu. Saat itu ia ditunjuk menggantikan Yoyo Yahya sebagai Plt DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi. Sedangkan Yoyo pada saat itu diangkat menjadi Plt lantaran Ketua DPD Partai Golkar saat itu, Neneng Hasanah Yasin tersandung kasus suap perizinan proyek Meikarta.

Eka Supria Atmaka mengaku tidak mengetahui kabar pencopotan dirinya sebagai Plt Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi.

“Saya malah nggak tahu. Nggak tahu saya,” kata Eka kepada djapos.com saat ditemui usai rapat paripurna di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi, komplek perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Jumat (19/7/2019).

Sementara itu, Muhtada Sobirin, mengaku tidak mengetahui kabar pencopotan dirinya sebagai pengurus partai.

“Ah nggak berubah, yang berubah hanya ketua saja. Saya malah baru tahu beritanya,” kata dia melalui pesan singkatnya kepada djapos.com.

Terpisah, Ketua Golkar Milenial Bekasi, Syahrul Ramadhan mengatakan tidak mengetahui pasti penyebab pencopotan Eka sebagai Plt Ketua DPD Partai Gokar Kabupaten Bekasi. Meski demikian, ia tidak menampik pencopotan Eka terkait persoalan calon wakil bupati Bekasi.

“Kabarnya gara-gara Eka nggak mau ambil Marzuki. Kabarnya seperti itu ada pencabutan plt DPD. Cuma penyebabnya saya belum tahu,” ucapnya.

Syahrul menyayangkan jika adanya pencabutan Plt tersebut.”Ya seharusnya dari pertama diputuskan mengambil Plt dari jabar. jika sudah dikasih ke Pak Eka terus dicabut akan menimbulkan pertanyaan besar. Cuma jika keputusan itu menurut partai yang terbaik. ya harus faksun,” katanya.

Hingga berita ini ditayangkan, Ketua DPD Partai Jawa Barat, Dedi Mulyadi belum bisa memberikan keterangan mengenai hal tersebut. “Ke Pak Iswara (Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat). Pak Iswara masih rapat. Nanti nyampe Bekasi dihubungi,” kata Dedi Mulyadi melalui pesan singkatnya kepada djapos.com.

Sementara itu Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Iswara mengaku akan memberikan keterangan usai dirinya menghadiri rapat di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar. “Sebentar ya lagi rapat di DPP. Jam 9 nanti saya ke Bekasi,” kata dia melalui pesan singkatnya kepada djapos.com.

Rz – Djapos.com
Editor: Rz
Foto: ist

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *