Empat Sekolah Jadi Pilot Project, Pemkab Bekasi Komitmen Wujudkan Sekolah Ramah Anak

Kabupaten Bekasi, Djapos.com – Sedikitnya Empat sekolah di Kabupaten Bekasi ditetapkan sebagai percontohan sekolah ramah anak. Empat sekolah itu diantaranya sekolah dasar negeri (SDN) Babelan 06, SD Al Muslim, sekolah menengah pertama (SMPN) 1 Cikarang Utara, serta SMP Putra Dharma.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bekasi, Slamet Supriadi mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi berkomiten mewujudkan sekolah ramah anak.

“Deklarasi sekolah ramah anak sudah kita lakukan, sejumlah sekolah pun kini tengah menjadi pilot project dari program ini,” kata Slamet usai menghadiri acara peringatan Hari Anak Nasional Ke 37 Kabupaten Bekasi, di gedung wibawamukti komplek perkantoran Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, Selasa (29/7/2019).

Menurut Slamet, sekolah ramah anak adalah upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan pemenuhan hak dan perlindungan anak selama delapan jam saat anak berada di sekolah melalui upaya sekolah untuk menjadikan sekolah yang bersih, aman, ramah, indah, inklusif, sehat, asri, dan nyaman.

“Pemkab Bekasi tentu mendorong terwujudnya sekolah yang mampu menjadi tempat tumbuh kembang ideal bagi anak melalui sekolah ramah anak,” ujar dia.

Sementara Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja mengajak semua pihak untuk mengoptimalkan pola asuh dan pendidikan anak, baik di lingkungan keluarga maupun sekolah.

“Karena generasi yang tangguh tidak lahir sendiri, namun ada proses pembelajaran dan pembinaan yang terstruktur,” kata Eka.

Dia berharap sekolah ramah anak menjadi model percontohan bagi sekolah lain dan harus terbuka dengan melibatkan anak berpartisipasi dalam segala kegiatan, kehidupan sosial serta mendorong tumbuh kembang dan kesejahteraan anak.

“Sekolah ramah anak harus aman, bersih, sehat, hijau, inklusif, nyaman bagi perkembangan fisik, psikososial anak termasuk yang berkebutuhan khusus,” ucapnya.

Eka menambahkan, pemerintah daerah juga kedepannya akan menyiapkan pusat layanan terpadu yang terintegrasi dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa guna mengakomodasi kebutuhan dan hak anak.

Rz – Djapos.com
Editor: Rz
Foto: ist

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *