Pengembangan Kasus Suap Perizinan Proyek Meikarta, Politisi PDIP Waras Wasisto Diperiksa KPK 5/5 (1)

Jakarta, Djapos.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat (Jabar) Waras Wasisto, Selasa (13/8/2019). Politikus Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan ini diperiksa sebagai saksi Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar, Iwa Karniwa tersangka kasus suap perizinan proyek Meikarta.

Untuk diketahui, sebelumnya diberitakan KPK menetapkan Sekda Jabar, Iwa Karniwa menjadi tersangka kasus dugaan korupsi suap perizinan proyek Meikarta, Senin (29/7/2019) lalu. Selain Iwa, KPK juga mentetapkan mantan Presiden Direktur (Presdir) PT Lippo Cikarang, Bartholomeus Toto sebagai tersangka.

Dari pengembangan perkara suap perizinan proyek Meikarta, Iwa diduga menerima Rp 900 juta dari Neneng Rahmi Nurlaili yang saat itu menjabat Kepala Bidang Penataan Ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bekasi. KPK menduga uang itu berasal dari PT Lippo Cikarang terkait pengurusan Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kabupaten Bekasi. RDTR itu diduga untuk kepentingan perizinan proyek Meikarta.

Sementara itu, Bartholomeus diduga menyetujui pemberian suap untuk eks Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin dan ke empat anak buahnya berkaitan dengan perizinan pembangunan proyek Meikarta. Neneng dan ke empat anak buahnya telah divonis bersalah oleh majelis hakim di pengadilan Tipikor Bandung beberapa waktu lalu.

“Diperiksa sebagai saksi untuk tersangka IWK (Iwa Karniwa),” kata Kepala Biro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan.

Selain itu, KPK juga memanggil eks Kepala Bidang Penataan Ruang Dinas PUPR Kabupaten Bekasi, Neneng Rahmi Nurlaili. KPK juga memeriksa seorang ibu rumah tangga bernama Eva sebagai saksi.

Djapos.com
Editor: Rz
Foto: ist

Please rate this

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *