Akan Dieksekusi PN Cikarang, 200 KK di Cikarang Terancam Kehilangan Tempat Tinggal

Kabupaten Bekasi, Djapos.com Sekitar 200 lebih kepala keluarga (KK) di Kampung Pilar, Desa Cikarang Kota, Cikarang Utara terancam kehilangan tempat tinggalnya. Soalnya Pengadilan Negeri (PN) Cikarang dalam waktu dekat akan mengeksekusi pengosongan lahan.

Untuk diketahui, Pengadilan Negeri Cikarang mengeluarkan surat nomor W11.U23/1610/HT.01.10/VIII/2019 perihal rapat koordinasi dalam rangka pelaksanaan eksekusi pengosongan lahan. Rapat itu dijadwalkan berlangsung Selasa (20/8/2019) pagi.

Lahan yang diperjuangkan warga seluas 2,2 hektare dan dihuni 200 lebih KK. Warga mengklaim lahan tersebut adalah lahan milik mereka. Kasus ini sudah bergulir sejak 2002.

Untuk meminta kelancaran dalam sengketa tanah tersebut, ratusan warga yang tergabung dalam Forum Warga Pilar Tertindas (Forwapti) mengadakan doa bersama untuk meminta perlindungan dan pertolongan kepada Tuhan.

“Masyarakat berkumpul dan berdoa untuk meminta perlindungan kepada Allah dari para mafia-mafia tanah yang ingin merebut tanah rakyat pilar. Semoga dengan kita berkumpul dan berdoa pada malam hari ini oknum yang sengaja ingin merebut tanah Pilar dari warga dapat diperikan hidayah oleh Allah SWT,” kata Koordinator Fowapti Maskuri saat diwawancarai, Minggu (18/8/2019).

Dia mengatakan terkait persoalan sengketa tanah, untuk mencegah hal- hal yang tidak memungkinkan warga juga berkonsolidasi dengan mahasiswa berbagai kampus yang berada di Kabupaten Bekasi.

“Kita harus bergerak, harus berdoa, tidak ada kata tidak siap. Semua Orang sudah tahu bahwa tanah kita akan di eksekusi, dengan itu kita harus melakukan perlawanan kepada mafia-mafia tanah yang ingin merebut tanah warga pilar,” ujarnya.

Rz- Djapos.com
Editor: Rz
Foto: dok
/ist

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *